Saturday, November 27, 2010

funeral of lim chong eu today

funeral of lim chong eu today


funeral of lim chong eu today

Posted: 27 Nov 2010 09:32 AM PST

… at 12 noon, leaving from dewan sri pinang in light street, to batu gantong.

here is a video of his journey from his house to dewan sri, where his body lies in state for public viewing.

and if you are on facebook, don't forget to go to CM LGE's facebook photo album for lots of photos taken from day 1 to day 4 (and of course later on the funeral photos will be up too).

i might be dropping by near 12 noon for the funeral service but i'm sure there will be heavy traffic (as many people wanted to go and police will be blocking many roads) and no parking space. see first how's the situation. after the funeral i'm going to the little penang market street. susan loone informed in her facebook that she will be there setting up a stall to sell her paintings, so i got to go and see her paintings with my own eyes. heard so much (and read about it) of her paintings on the net but haven't seen them live. i'm sure there are lots of interesting things to buy at the little market too.

coming back to our second CM, i'm sure you must have noticed there had been so much praises and accolades being written/said about this man.  well i found out from hartalmsm blog that at least one person, famous blogger (and writer) anil netto had, unlike all the others who only gushed out nice things about him, presented his appraisal of lim chong eu's chequered legacy. read his blog and find out for yourself.



This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Fight Depression Through Leisure Time Exercise

Posted: 27 Nov 2010 08:00 AM PST

From BBC Online 1 November 2010 Last updated at 00:32 GMT
 Leisure-time exercise 'reduces depression risk' The fact that people get more enjoyment from exercising during their leisure time is key
People who take regular exercise during their free time are less likely to have symptoms of depression and anxiety, a study of 40,000 Norwegians has found.
But physical activity


Deret Fibonacci, Misteri Angka Ilahi Yang Sangat Menakjubkan

Posted: 27 Nov 2010 07:45 AM PST

Angka Tuhan, Sebenarnya itu hanya istilah yang dicipta untuk menyebut suatu "angka misteri" yang banyak ditemukan pada kejadian-kejadian di alam ini. Angka ini sejatinya telah banyak diteliti oleh peneliti luar negeri, mereka umumnya menyebut angka ini adalah "golden ratio" atau "golden number". Angka ini ada kaitannya dengan deret Fibonacci atau Fibonacci sequence.

Fibonacci adalah seorang ahli matematik Italia yang dikenal sebagai penemu bilangan Fibonacci dan peranannya dalam mengenalkan sistem penulisan dan perhitungan bilangan Arab ke dunia Eropa (algorisma) setelah mendalami ilmunya dari guru-guru Muslim di Aljazair. Ia juga belajar aritmatika dan matematika Al-Kawarizmi dan sekembalinya dari sana ia menulis buku Liber Abaci pada 1202.

Golden Ratio (Nisbah Emas)

Jujukan Fibonacci diperolehi apabila masing-masing angka dalam deret tersebut merupakan hasil penjumlahan dari dua angka sebelumnya.


Deret Fibbonacci yaitu: 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987 …

Pola deret di atas terbentuk dari susunan bilangan berurutan (dari kecil makin besar) iaitu merupakan penjumlahan dua bilangan sebelumnya. Angka 3, urutan keempat, adalah hasil penjumlahan 1 (urutan 2) + 2 (urutan 3); angka 5 urutan kelima, adalah hasil penjumlahan 2 (urutan 3) + 3 (urutan 4); angka 8 urutan keenam, adalah hasil penjumlahan 3 (urutan 4) + 5 (urutan 5) dan seterusnya.

Kaitan dengan nisbah emas
Nisbah emas sudah dikenal sejak zaman Pythagoras. Disebutkan bahwa alam tampaknya diatur oleh nisbah emas. "Kesaktian" nisbah ini mendasari senibina bangunan zaman dahulu, khususnya di Yunani. Bentangan pilar dan tinggi Panthenon merupakan perbandingan hasil nisbah emas.

Perhatikan hasil pembagian bilangan-bilangan pada deret Fibonacci di bawah ini.
1/1; 2/1; 3/2; 5/3; 8/5; 13/8; 21/13; 34/21; 55/34; 89/55; 144/89…

Pola apa yang terjadi? Bilangan hasil pembagian menunjukkan sesuatu yang istimewa sehingga disebut dengan bahagian emas (golden section). Nama ini mirip dengan nisbah emas. Memang ada hubungan erat antara seksi emas dan nisbah emas seperti dapat dilihat pada tabel dan gambar di bawah ini.

Deret 1 2 3 5 8 13 21 34 55 89 144
Pembagi 1 1 2 3 5 8 13 21 34 55 89
Hasil 1 2 1,5 1,66 1,6 1,625 1,615 1,619 1,617 1,618 1,618

Barangkali kenyataan ini mampu menjawab pertanyaan mengapa deret Fibonacci mendekati nisbah emas.

Ambil contoh dua bilangan: a, b, a+b (deret Fibonacci) dan b/a (nisbah emas) kemudian diperbandingkan

b/a ≈ (a+b)/b
b/a (nisbah emas) ≈ a/b + 1 (bahagian emas)

Substitusikan nisbah emas dengan notasi Φ (phi) untuk persamaan di atas.

Φ = 1/Φ + 1 (kalikan ruas kiri dan kanan dengan F) hasil:
Φ² – Φ – 1 = 0
Φ = (1+ √5)/2 ≈ 1,618

Jika sebuah bentuk yang sesuai atau sangat seimbang didapatkan melalui unsur penerapan atau fungsi, maka kita dapat mencari fungsi Angka Emas padanya… Angka Emas bukanlah hasil dari imajinasi matematik, akan tetapi merupakan kaidah alam yang terkait dengan hukum keseimbangan.

NISBAH EMAS PADA TUBUH MANUSIA

Hubungan kesesuaian "ideal" yang dikemukakan ada pada berbagai bagian tubuh manusia rata-rata dan yang mendekati nilai nisbah emas dapat dijelaskan dalam sebuah bahagian umum sebagaimana berikut:

Nilai perbandingan M/m pada diagram berikut selalu setara dengan rasio emas. M/m = 1.618j



Contoh pertama dari nisbah emas pada tubuh manusia rata-rata adalah jika antara pusar dan telapak kaki dianggap berjarak 1 unit, maka tinggi seorang manusia setara dengan 1.618 unit. Beberapa nisbah emas lain pada tubuh manusia rata-rata adalah:

Jarak antara ujung jari dan siku / jarak antara pergelangan tangan dan siku,
Jarak antara garis bahu dan unjung atas kepala / panjang kepala,
Jarak antara pusar dan ujung atas kepala / jarak antara garis bahu dan ujung atas kepala,
Jarak antara pusar dan lutut / jarak antara lutut dan telapak kaki.

BUNGA MATAHARI




Dalam hal ini, "kepala" sesuatu bunga datangnya dari benih dikembang dari bahagian tengahnya, kemudian berserak disekeliling . Setiap satu akan menjajar pada sudut yang tertentu berhubungkait dengan pengembangan biji yang pertama tadi.

Sekarang kita tengok
Jari Manusia



Angkatlah tangan dari mouse komputer dan lihatlah bentuk jari telunjuk. Dalam segala kemungkinan akan kita saksikan rasio emas padanya.

Jari-jemari kita memiliki tiga ruas. Perbandingan ukuran panjang dari dua ruas pertama terhadap ukuran panjang keseluruhan jari tersebut menghasilkan angka rasio emas (kecuali ibu jari). Kita juga dapat melihat bahwa perbandingan ukuran panjang jari tengah terhadap jari kelingking merupakan rasio emas pula.

Kita memiliki dua (2) tangan, dan jari-jemari yang ada padanya terdiri dari tiga (3) ruas. Terdapat lima (5) jari pada setiap tangan, dan hanya lapan 8 dari keseluruhan sepuluh jari ini tersambung menurut rasio emas: 2, 3, 5, dan 8 bersesuaian dengan angka-angka pada deret Fibonacci tadi.

Rasio Emas Pada Lengan



Nisbah jarak di antara siku ke pergelangan tangan dengan pergelangan tangan ke ke hujung jari hantu adalah 1.618

Rasio Emas pada Paru-Paru



Dalam sebuah penelitian yang dilakukan antara tahun 1985 dan 1987, fisikawan Amerika B. J. West dan Dr. A. L. Goldberger menemukan keberadaan rasio emas pada struktur paru-paru. Salah satu ciri jaringan bronkia yang menyusun paru-paru adalah susunannya yang asimetris. Misalnya, pipa saluran udara yang bercabang membentuk dua bronkia utama, satu panjang (bronkia kiri) dan yang kedua pendek (bronkia kanan). Percabangan asimetris ini terus berlanjut ke percabangan-percabangan bronkia selanjutnya. Telah dipastikan bahwa pada seluruh percabangan ini perbandingan antara bronkia pendek terhadap bronkia panjang selalu bernilai 1/1,618

Tinjauan lanjut mengenai phi

Lukis satu garislurus dan bahagikan supaya nisbahnya yang panjang (B) terhadap keseluruhan (A) adalah sama dengan nisbah yang pendek (C) kepada yang panjang (B):



Jadi A adalah 161.8% dari B dan B adalah 161.8% dari C.

CONTOH-CONTOH NISBAH EMAS
PADA MAKHLUQ ALLAH








NISBAH EMAS juga kini diaplikasikan di dalam Pasaran Kewangan Dan Saham.



Pada gambar di atas terlihat bahwa di titik 1, 2, dan 3 memberikan indikasi adanya level support dan resistance ketika harga sedang bergerak naik dan turun.
Interpretasi dari arc melibatkan antisipasi terhadap level support dan resistance ketika harga mendekati arc. Teknik umum yang digunakan adalah menggunakan kombinasi dari Fibonacci Arc dan garis Fibonacci Fan dan mendapatkan support dan resistance dari titik pertemuan kedua garis tersebut.

Namun titik pertemuan yang representatif dan signifikan untuk dijadikan dasar analisa antara Fibonacci Arc dengan Fibonacci Fan tidak akan terlalu sering dapat ditemukan. Hal ini dapat disebabkan oleh skala grafik yang ada. Support dan resistance yang dihasilkan dari titik pertemuan antara Fibonacci Arc dengan Fibonacci fan merupakan sebuah support dan resistance yang kuat.

NISBAH EMAS juga boleh diaplikasikan di dalam melihat dan mengkaji tren keputusan pilihanraya negara. InsyaAllah GB akan cuba huraikan di entri akan datang

Firmanullah

إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْراً

Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu

FirmanNya lagi

الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقاً مَّا تَرَى فِي خَلْقِ الرَّحْمَنِ مِن تَفَاوُتٍ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَى مِن فُطُورٍ
ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنقَلِبْ إِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِأً وَهُوَ حَسِيرٌ

Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah.

Al-Mulk : 3-4


Kerana Kepincangan Pemilihan, Mood Untuk Tawan Putrajaya Semakin Lesu

Posted: 27 Nov 2010 07:15 AM PST

Mood Untuk Ke Putrajaya Semakin Lesu, Kata Perwakilan PKR

PETALING JAYA, 27 Nov -- Seorang perwakilan Parti Keadilan Rakyat (PKR) hari ini berkata mood di kalangan sesetengah anggota PKR untuk berjuang menawan Putrajaya sudah semakin lesu.

"Rakyat yang masih memasang angan-angan untuk melihat dan yakin kepada (Datuk Seri) Anwar Ibrahim sekarang ni mereka semua sudah menolak politik harapan," kata perwakilan Perak, Zulkifli Ibrahim.

Beliau berkata demikian ketika membahaskan ucapan dasar Presiden parti Datin Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail semasa merasmikan Kongres Nasional Ketujuh parti itu di sini.

Zulkifli berkata kini sudah ada di kalangan anggota parti yang mempertikaikan apa bezanya kerajaan pakatan pembangkang yang memerintah sesebuah negeri dengan Kerajaan Pusat yang dikuasai Barisan Nasional (BN).

"Ketua Umum (Anwar Ibrahim) dan kerajaan negeri kita bercakap pasal reform... nak reform itu dan ini, tapi pada hakikatnya parti sendiri gagal untuk direformasikan," katanya.

Zulkifli juga menuntut supaya para pemimpin parti memberi jawapan terhadap persoalan anggota parti mengenai perjalanan pilihan raya parti yang dikendalikan oleh Jawatankuasa Pemilihan Pusat (JPP).

Beliau ingin para pemimpin menjawab sama ada JPP diberi kuasa penuh untuk melaksanakan pemilihan dan sama ada ia bersih, adil dan telus dalam melaksanakan tanggungjawab mereka.

"Kita mengkritik kelemahan SPR (Suruhanjaya Pilihan Raya) yang tidak adil dan tidak telus dan sepatutnya kita menjadi contoh menjalankan pilihan raya dengan adil," katanya.


Zulkifli berkata untuk kelangsungan hidup parti, Ketua Umum dan Presiden perlu menyelesaikan masalah-masalah yang dibangkitkan oleh beliau yang mungkin dianggap remeh oleh sesetengah pihak.

Masalah-masalah ini perlu diselesaikan oleh pemimpin-pemimpin baru dan mereka juga diingatkan supaya jangan melupakan peringkat akar umbi yang menyokong mereka kerana tempoh tiga tahun perkhidmatan itu bukannya lama.

Beliau berkata sejak 12 tahun PKR ditubuhkan, para pemimpin khususnya wakil-wakil rakyat parti itu, jarang melawat anggota yang di bawah, kecuali jika dijemput dan kadang-kadang panggilan telefon pun tidak berjawab.

Sementara itu, Ketua Srikandi PKR Siti Aishah Shaik Ismail ketika membahaskan usul yang sama, menggesa agar anggota parti agar tidak menggunakan media massa sebagai medium untuk menyuarakan ketidakpuasan hati kepada pemimpin parti.


Perwakilan PKR sangsi JPP ada kuasa bebas siasat aduan

PETALING JAYA, 27 Nov – Perwakilan PKR Perak Zulkifli Ibrahim menggesa Jawatankuasa Pemilihan Pusat (JPP) meneruskan siasatan terhadap setiap aduan yang dikemukakan sepanjang pemilihan parti itu walaupun selepas berakhirnya kongres nasional esok.

Beliau juga mempersoalkan sama ada JPP mempunyai kuasa penuh tanpa "diganggu" sepanjang menjalankan pemilihan dan aduan yang dikemukakan.

"Saya nak jawapan daripada JPP, adakah JPP mempunyai kuasa penuh tanpa diganggu dalam menjalankan pemilihan?

"Betulkah setiap aduan yang dikemukakan itu disiasat oleh JPP? Sudahkan JPP menyiasat semua aduan yang dikemukakan? Adakah keputusan yang dibuat dimaklumkan kepada pengadu?" soal Zulkifli ketika membahaskan usul ucapan dasar presiden di sini.

Justeru beliau meminta supaya setiap aduan yang dikemukakan terus disiasat.

"Adakah siasatan aduan yang dikemukakan itu akan terhenti selepas kongres atau akan diteruskan? Saya minta supaya ia diteruskan.

"Kita nak bagi contoh kepada SPR (Suruhanjaya Pilihan Raya), jadi kita perlu menunjukkan keadilan dalam pemilihan parti kita.

"Saya tiada kepentingan tapi tolong selesaikan segala masalah yang berbangkit ini," katanya.

Sepanjang pilihan Majlis Pimpinan Pusat (MPP) dijalankan sebanyak 18 aduan telah dikemukan kepada JPP manakala bagi pemilihan cabang pula sebanyak 289 aduan.

Setiausaha Agung PKR Saifuffin Nasution Ismail sebelum ini berkata 90 peratus aduan peringkat cabang telah diselesaikan.

Beliau berkata kesemua aduan itu masih dalam siasatan JPP dan ia tidak akan dipinggirkan.

Zulkifli juga meminta supaya kepimpinan baru yang dipilih ketika pemilihan dapat menjalankan tanggungjawab dan menyelesaikan segala masalah yang berlaku.

Beliau juga mahu supaya pemimpin sentiasa turun padang untuk menemui rakyat.

"Pemimpin perlu turun padang jumpa rakyat, ini nak hubungi pun susah," katanya.

Dalam ucapan dasar pagi tadi, Presiden PKR Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail tidak menafikan cubaan pertama parti itu mengadakan pemilihan bagi kepimpinannya mempunyai kelemahan.

Namun begitu, beliau turut mendakwa pemilihan itu telah mencapai matlamatnya dengan lebih 70,000 anggota parti keluar mengundi pada pemilihan peringkat cabang dan pusat.

Beliau mengakui dalam proses pemilihan ini, kepimpinan parti itu banyak menerima aduan dan rungutan.

"Kita juga tidak boleh menghukum sesiapa hanya melalui tuduhan-tuduhan yang lemah asasnya. Kita yang memperjuangkan keadilan perlu juga berlaku adil dalam menghukum rakan-rakan kita sendiri," kata beliau.

Sementara itu ketika ditemui pada sidang media, Dr Wan Azizah Wan Ismail yakin bahawa anggota parti itu akan mampu bersatu selepas pemilihan parti yang bermasalah dan menerima publisiti yang buruk.

"Kita yakin kita akan bersatu hari ini. Kita teruskan dengan pemilihan kerana kita tahu bahawa dalam mana-mana pertandingan, ada yang menang dan kalah.

"Jadi apapun keputusannya, kita mampu bersatu," kata beliau dipetik Bernama.

Beliau menjawab soalan sama ada anggota parti akan merapatkan barisan berikutan pemilihan parti yang berakhir baru-baru ini yang dicemarkan dengan dakwaan mengenai manipulasi dan penyelewengan yang menyaksikan Ketua PKR Wilayah Persekutuan Datuk Zaid Ibrahim menarik diri daripada bertanding jawatan Timbalan Presiden berhubung penyelewengan dalam pencalonan.

Sejak itu Zaid mengumumkan bahawa beliau akan menubuhkan satu parti baru pada Januari tahun depan.

Wan Azizah berkata usaha sedang dilakukan bagi membetulkan keadaan itu.

Mengenai demonstrasi oleh beberapa anggota parti sebelum kongres itu bermula hari ini, Wan Azizah berkata sebelum ini rungutan kumpulan itu telahpun dirujuk kepada jawatankuasa disiplin.

"Ia mengambil sedikit masa. Saksi perlu dipanggil untuk memberi kenyataan dan proses itu mengambil masa," katanya.

Kira-kira 100 orang yang mendakwa anggota Parti Keadilan Rakyat (PKR) mengadakan demonstrasi di depan Dewan Sivik Majlis Bandaraya Petaling Jaya (MBPJ) di sini di mana berlangsungnya Kongres Nasional Tahunan PKR hari ini.

Ia diketuai bekas bendahari PKR Selangor K.S. Kottapan, bagi menyuarakan rasa tidak puas hati dengan perjalanan pemilihan PKR dari peringkat cabang hingga peringkat pimpinan pusat.

Kottapan, yang sebelum ini adalah calon Ketua Cabang PKR Kota Raja, mendakwa bahawa walaupun beberapa surat bantahan telah dihantar kepada Jawatankuasa Pemilihan Pusat (JPP) namun tiada tindakan diambil.-TMI


Fancy eating bugs? No thanks. Not for me no matter how yummy or healthy

Posted: 27 Nov 2010 06:43 AM PST

Saturday November 27, 2010

Bugs: Food of the future?

Stories by Joleen Lunjew
jlunjew@thestar.com.my


Fancy a Big Mac made of bugs? Don't stick your tongue out — it could be the food of the future.
There I sat, a basket of sago worms in front of me. The critters were very much alive, happily wriggling about, oblivious to their impending fate.
It was with much reluctance that I gingerly picked one up. I resisted the urge to fling it back into the basket as its fat, soft body began to squirm between my fingers.
"Go on! You can't call yourself half-Sarawakian if you don't eat it," urged my Iban friends.
My community's pride at stake, I took a deep breath and put the wriggling creature into my mouth and bit down on it. Creamy mush started to ooze out, its texture quite similar to cottage cheese.
Care for an insect pizza of mozzarella, tomato, cumin, mealworms and zophobas worms? — AFP PHOTO
Was it tasty? I still can't say as I was too busy getting over the ewww! factor of biting down on a live slug and the horrifying fact that bits of its hard head was stuck between my teeth.
That was my first introduction to entomophagy, the practice of eating insects. While it might not be appealing to some, consuming insects is quite common in some parts of the world.
In Asia, the Thais, Laotians and Cambodians think nothing of snacking on fried grasshoppers, crickets, locusts or water bugs. Dragonfly boiled in coconut milk is a delicacy in Bali, and hachinoko, or boiled bee larvae, is a traditional Japanese dish.
Moviegoers in South America eat roasted ants instead of popcorn, and in Mexico, it's considered good luck if the agave worm in tequila bottles ends up in your glass. One man's meat is certainly another man's poison.
As food resources get more expensive due to the increasing global population, it's not surprising that the United Nations Food and Agriculture Organization (FAO) is formally considering a policy paper to promote insects as food to the world. FAO held a conference in 2008 in Thailand on the theme "Forest Insects as Food: Humans Bite Back," to push for greater development of insects as food sources and, in their 2013 world congress, will further discuss the subject.
Above: Live sago worms.
In the UN paper, the author, Dutch Professor Arnold van Huis, an entomologist at Wageningen University in Holland, argues that bugs have high nutritional value, use less land and need less feed, thus are cheaper to farm and would produce far less greenhouse gases than current livestock. Health risks are also lower, as being biologically different from humans, insects are less vulnerable to contagious diseases like mad cow disease.
Talk about an all-in-one solution to food security and global warming!
"There is a meat crisis," says Professor van Huis in The Guardian. "The world population will grow from six billion now to nine billion by 2050, and we know people are consuming more meat. Twenty years ago the average was 20kg. It is now 50kg, and will be 80kg in 20 years. If we continue like this, we will need another Earth."
In terms of combating global warming, the professor's latest research shows that farming insects such as locusts, crickets and mealworms emits 10 times less methane than cows, pigs, sheep and chickens. They also produce 300 times less nitrous oxide, also a warming gas, and much less ammonia.
Being cold-blooded, insects don't need to convert food energy into heat, meaning they need less food to grow. This makes farming insects a much more sustainable alternative. FAO says that there are 1,462 species of recorded edible insects, with the most common coming from four main insect groups: beetles; ants, bees and wasps; grasshoppers and crickets; and moths and butterflies.
Some insects have as much protein as meat and fish. A serving of small grasshoppers, for instance, has nearly the same amount of protein as ground beef. Some insects, especially in the larval stage, are also rich in fat and contain important vitamins and minerals.
Teoh Yew Aun enjoying a dish of stir-fried bees in Tumpat. — AFP, JOLEEN LUNJEW & TEOH YEW AUN
The argument for eating insects sounds very good on paper, but can it take off in a world that has been softened by Western cultural influences?
"Most of the world already eats insects. The first time you bite into a grasshopper might be a little hard to swallow, but there are ways to handle this. Insects can be ground industrially so they're less recognisable, just as a fillet doesn't really resemble a particular animal. And sautéed crickets dipped in warm chocolate make a great snack," says van Huis in an interview with Dutch publication Ode.
Don't hold your breath for grasshopper Big Macs with mashed crickets shaped like fries, though. Interestingly, Malaysia does have a few places where creepy crawlies are part of the menu.
Events manager Elizabeth Chan, 43, whose husband is half-Thai, frequently visits a few restaurants in Kelantan that serve these delicacies.
"There are a few restaurants that serve fried bees and sago worms as you head towards Tumpat, my husband's hometown. We like to go to Bankok Restaurant for fried bees. It is near the police station in Wakaf Baru," says Chan.
Chan says the bees are deep-fried before being stir-fried with onions, chilli and ginger. You can choose your bees in different stages — larvae or baby bees.
"I prefer larvae as they are creamier and you don't see the wings. It doesn't look so gross then. They're crispy too. My family loves them but they're unfortunately not always in season."
Another restaurant that the family frequents is Ahan Thai at Pengkalan Kubur, near the duty-free area. Besides fried bees, the restaurant serves stir-fried sago worms as well.
"The restaurant staff told us to bite the heads off the worms before eating them. I like it as it's quite creamy but my husband refuses to eat it," grins Chan.
Chan hasn't tried the larger fried insect snacks but she would love to when she goes to Bangkok. She is looking forward to trying more insects with her mother-in-law when she heads to Shenzhen, China, at the end of the month.
Kelantanese Teoh Yew Aun, 34, is also a frequent customer of restaurants in Tumpat that serve fried bees.
"I can't remember the restaurant name but locals call it 'Victoria Station' as it is located next to the train tracks. The place is run by Chinese-Thais and their specialty is fried bees," says Teoh.
The project manager has been eating fried bees since he was young and says that the baby bees (with wings but not stingers) are stir-fried together with the bee larvae, creating an interesting and colourful mix.
"The first sensation you feel is the squishiness of the larvae before the crunchiness of the baby bees, much like pisang goreng batter. It's hard to describe the taste. It's very different because of the larvae but it tastes very good. Especially with beer," smiles Teoh.
Entomophagy is also very common in various parts of Sabah and Sarawak where sago worms and other kinds of bugs are sold at local markets. The sago worms I tried came from Satok market in Kuching, Sarawak.
"My grandfather used to buy seasonal live worms from our local market in Penampang when I was growing up. It's supposed to have health properties," says Kadazan John Maximillan.
The 31-year-old advertising executive describes the worms as light brown in colour with a longer body compared to the sago worms. He also eats another type of worm that feeds on tree bark when he goes into the interiors east of Sabah. These whitish worms look like maggots but are slightly bigger and can be eaten live or stir-fried.
Eating worms and insects is not strange to Maximillan as he has been exposed to the practice since young. He reveals that there is a place along the Peninsula's East Coast that serves fried insects.
"We were travelling through the plantations and came across a place that sells toddy. We stopped for a drink and discovered that they had fried insects as well. I'm not sure what they were but I think they were grasshoppers, crickets and cicadas. It tasted all right as they were deep-fried."
Perhaps introducing insects into our daily diet won't be that difficult to stomach since there are already people predisposed to it, but for those who hate creepy crawlies with a vengeance, it might take a bit more effort.
"I have a horrible phobia of cockroaches so eating anything that resembles them is totally out of the question. I hate flying insects, too. Their skinny legs and large wings creep me out," says 18-year-old student Fadilah Ibrahim.
Fadilah might consider eating insects if she really had to but they have to be in some other form.
"Maybe if it's ground up into powder and mixed into food like herbs or mashed and shaped into meatballs. But don't tell me what it is . . ." she says.
Teacher Ferina Chew, 25, has never eaten insects and would give it a wide berth. "I might if you gave me RM10,000," she jokes.
But what if food became scarce and you needed the protein?
"Well, then maybe I'd consider chopping them up into unrecognisable pieces and frying them. I think it's more psychological than anything. If you gave me fried grasshoppers in unrecognisable bits and told me it was keropok, I probably won't think twice about eating it, but anything wormy that's alive, no thank you. I'll stick to vegetables and beans," Chew says.
I guess the UN have their work cut out for them if they really want to implement this proposal successfully. I'm just thankful that normal food is still abundant in Malaysia. Now, where's the nearest Ramly Burger stall?



Surat Terbuka Untuk YB Saifuddin & Teman Reformis

Posted: 27 Nov 2010 06:50 AM PST

Surat Terbuka Kepada YB Saifuddin dan Teman Reformis

Hakikat tidak boleh diselindung lagi. Nampaknya memang ada pertembungan serius para bangsawan PKR dengan ahli-ahli akar umbi. Ahli mendesak, pemimpin bertahan dengan penafian. Ahli dakwa pemilihan PKR tipu, Pemimpin kata tidak, semuanya sempurna, hebat, adil lagi bersih; kita menempa sejarah, semua parti di Malaysia ini tidak segagah kita.

Saya mengutuk sikap dan mempersoalkan kewibawaan Setiausaha Agung, YB Saifuddin Nasution. Saya berpendirian YB Saifuddin adalah 'mangsa', daripada seorang pemimpin yang disegani kini menjadi pemimpin paling dibenci gara-gara pemilihan PKR. YB Saifuddin adalah mangsa kepada ketamakan aliran politik merajakan Azmin Ali dan mendewakan Anwar Ibrahim.


YB Saifuddin,

Ingin saya beritahu YB dan sahabat-sahabat perjuangan sekalian, huru-hara PKR ini adalah ciptaan pimpinan parti. Tidak ada penyakit tetapi cari penyakit. Dulu orang tidak tahu kita ada pekong, kurap dan kusta. Sekarang semua orang dah tahu. Ini kerana pemimpin tidak sedar diri – nak petik bintang tapi kail panjang sejengkal.

YB Saifuddin dan teman-teman reformasi sekalian.

Keadilan tidak ada pada Parti Keadilan.

Asas kepada undang-undang adalah keadilan dan keadilan mesti dilihat pelaksanaannya – Justice must be seen to have been done.

Jawatankuasa Pemilihan Pusat (JPP) tidak wajar menjadi badan penyiasat bagi segala aduan yang diterima kerana timbul percanggahan kepentingan (conflict of interest) memandangkan ada aduan yang mempersoalkan tata kerja JPP sendiri. Kita minta JPP menyiasat kesalahan yang JPP sendiri buat, mana mungkin JPP akan mengeluarkan kenyataan mengatakan "Selepas kami menyiasat diri kami sendiri, kami mendapati kami telah melakukan kesalahan".

JPP dan juga Biro Politik dianggotai oleh calon-calon yang sedang bertanding dalam pemilihan, seperti Azmin Ali, Shamsul Iskandar, Zuraida Kamaruddin, Tian Chua, Manikavasagam, Johari Abdul dan lain-lain. Mereka adalah orang yang sama yang dikaitkan dalam aduan dan mesti dikecualikan, akan tetapi Biro Politik berperanan sebagai penyiasat dan kadang-kadang hakim. Mana mungkin pimpinan Biro Politik Parti akan menyatakan "selepas kami menyiasat aduan terhadap salah laku kami, kami dapati kami memang salah dan patut dihukum".

YB Saifuddin,

Saya tidak jelas apakah definisi 'bukti kukuh' bagi JPP dan Biro Politik? Laman web FreeMalaysiaToday memaparkan gambar yang jelas menunjukkan daftar pengundi tidak bersih dan banyak duplikasi. Laman yang sama memaparkan jelas gambar pengawas pemilihan sedang manipulasi undi. Gambar tersebut pula baru didedahkan semalam. Tidak sampai 24 jam selepas gambar tersebut disiarkan, YB Saifuddin dalam sidang media menafikan bahawa pengawas itu tidak mungkin buat salah. Mana YB Saifuddin tahu? Apa piawai prosedur penyiasatan? Apa mekanisma penyiasatan yang dibuat? Semuanya tidak jelas dan tidak dijelaskan. Tiba-tiba muncul Setiausaha Agung dengan keputusan yang sangat meragukan.

Jangan berpura-pura dengan kebenaran demi merajakan Azmin dan mendewakan Anwar.

Hari ini, sempena Kongres Keadilan yang ke-7, saya juga mempersoalkan kewibawaan YB Saifuddin sebagai Setiausaha Agung dalam menangani isu dakwaan bekas Setiausaha Agung sebelumnya, bahawa Sekretariat Ibu Pejabat mengeluarkan satu surat palsu dengan memalsukan tandatangan bekas Setiausaha Agung itu bagi tujuan mencipta bukti bagi menghalang S. Jenapala dari bertanding.

YB Saifuddin,

Sebagai Setiausaha Agung, kenyataan "saya tidak tahu, buka fail ada surat, jadi kira jalanlah…" yang diucapkan dalam sidang media semalam adalah satu kenyataan yang sangat tidak bertanggungjawab oleh saudara.

YB Saifuddin,

Dakwaan bekas Setiausaha Agung itu mengikut pendedahan MalaysiaToday sangat panjang lebar beserta fakta, affidavit dan bukti. Isu ini menggusarkan anggota dan jika benar dakwaan tersebut, pihak ibu pejabat memang sekali mengecewakan anggota dan tentu sekali mengaibkan parti.

Teman-teman Reformis yang dihormati,

Keadilan semacam hanya pada nama sahaja.

Abdul Aziz Anon -ureka.asia


Ce n'était qu'un rêve

Posted: 27 Nov 2010 05:54 AM PST


This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Muslims under the tyrant have a duty to fight back or migrate if they are weak

Posted: 27 Nov 2010 05:11 AM PST

Allah says in the Qur'an: Al-Baqara
Lo! those who believe, and those who emigrate (to escape the persecution) and strive in the way of Allah, these have hope of Allah's mercy. Allah is Forgiving, Merciful. (218)

Aisha, wife of the Prophet (pbuh) asked, "O Messenger of Allah, what kind of jihad is better?" He replied, "A word of truth in front of an oppressive ruler!" (Sunan Al-Nasa'i #4209)

سُوۡرَةُ البَقَرَة
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَٱلَّذِينَ هَاجَرُواْ وَجَـٰهَدُواْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ يَرۡجُونَ رَحۡمَتَ ٱللَّهِ‌ۚ وَٱللَّهُ غَفُورٌ۬ رَّحِيمٌ۬ (٢١٨) 

Allah says in the Qur'an: An-Nisa
Lo! as for those whom the angels take (in death) while they wrong themselves,

Islam 101The angels will ask: In what were ye engaged?

They will say: We were oppressed in the land.

(The angels) will say: Was not Allah's earth spacious that ye could have migrated therein? As for such, their habitation will be hell, an evil journey's end; (97)

Except the feeble among men, and the women, and the children, who are unable to devise a plan and are not shown a way. (98)

As for such, it may be that Allah will pardon them. Allah is ever Clement, Forgiving. (99)

Who so migrate for the cause of Allah will find much refuge and abundance in the earth, and who so forsake his home, a fugitive unto Allah and His messenger, and death overtake him, his reward is then incumbent on Allah. Allah is ever Forgiving, Merciful. (100)

And when ye go forth in the land, it is no sin for you to curtail (your) worship if ye fear that those who disbelieve may attack you. In truth the disbelievers are an open enemy to you. (101)

The Qur'an permits fighting to defend the religion of Islam and the Muslims. This permission includes fighting in self-defence and for the protection of family and property.

Allah declares in the Qur'an: Al-Hajj
Sanction (to fight) is given unto those who fight because they have been wronged; and Allah is indeed Able to give them victory; (39) Those who have been driven from their homes unjustly only because they said: Our Lord is Allah – For had it not been for Allah's repelling some men by means of others, cloisters and churches and oratories and mosques, wherein the name of Allah is oft mentioned, would assuredly have been pulled down. Verily Allah helpeth one who helpeth Him. Lo! Allah is Strong, Almighty – (40)   

"To those against whom war is made, permission is given (to defend themselves), because they are wronged – and verily, Allah is Most Powerful to give them victory – (they are) those who have been expelled from their homes in defiance of right – (for no cause) except that they say, 'Our Lord is Allah'…" (22:39-40)

The Qur'an adds: Al-Baqara

Fight in the way of Allah against those who fight against you, but begin not hostilities. Lo! Allah loveth not aggressors. (190) And slay them wherever ye find them, and drive them out of the places whence they drove you out, for persecution is worse than slaughter. And fight not with them at the Inviolable Place of Worship until they first attack you there, but if they attack you (there) then slay them. Such is the reward of disbelievers. (191) But if they desist, then lo! Allah is Forgiving, Merciful. (192) And fight them until persecution is no more, and religion is for Allah. But if they desist, then let there be no hostility except against wrong-doers. (193)

"Fight in the cause of Allah against those who fight against you, but do not transgress limits. Lo! Allah loves not aggressors. …And fight them until persecution is no more, and religion is for Allah. But if they desist, then let there be no hostility except against transgressors." (2:190, 193)

Source: ISLAM 101 http://www.islam101.com/dawah/jihad_explained.html

Related Articles


Mampukah PKR Menyapu Semua Sampah Ke Bawah Karpet?

Posted: 27 Nov 2010 05:29 AM PST


Risalah hentam pemilihan muncul di kongres PKR

Di sebalik kegagalan protes kumpulan "baju hitam" di Kongres Pemuda dan Wanita PKR semalam, asakan terhadap jawatankuasa pemilihannya berterusan apabila muncul banyak risalah dan kain rentang mempersoalkan perjalanannya.

Risalah tersebut dikesan ditabur di sekitar Dewan Sivik Majlis Bandaraya Petaling Jaya (MBPJ) - tempat kongres nasional PKR berlangsung - sehingga ke kompleks membeli-belah Amcorp, berdekatan Jalan Sultan dan Jalan Barat.


Kelihatan beberapa kain rentang digantung, antaranya bertulis "We demand reform" (kami tuntut reformasi) dan "Reformasi dan keadilan 'tersangkut' akibat kronisme".

Turut dikesan risalah yang menggunakan susun letak hampir sama dengan akhbar organ parti Suara Keadilan dengan paparan muka depan berjudul "Kotor, tidak adil dan salah guna kuasa'.

Memuatkan gambar perhimpunan bantahan bekas setiausaha PKR P Jenapala di ibu pejabat PKR di Petaling Jaya sebelum ini, risalah bersaiz tabloid itu mendakwa "aktivis reformasi" kecewa dengan sikap pucuk pimpinan yang dikatakan mementingkan pangkat dan kedudukan selesa di sisi Datuk Seri Anwar Ibrahim.

Risalah empat muka surat itu mendakwa, pemimpin PKR tidak bersungguh-sungguh menangani permasalahan yang dibangkitkan dan hanya melepaskan batuk di tangga dan sekadar menyapunya di bawah karpet.

"Gesaan agar JPP diperkemas tidak dipedulikan. Desakan supaya pemilihan ditangguhkan juga dibakulsampahkan," laporan itu dipetik.

Bagaimanapun, tidak pasti pihak mana yang bertanggungjawab mengedarkannya.

Menyenaraikan 10 dakwaan penyelewengan, risalah itu - Suara Reformasi - turut memuatkan gesaan calon timbalan presiden PKR Datuk Zaid Ibrahim supaya Anwar dan Naib Presiden Azmin Ali berundur daripada parti.

Dimuatkan juga dakwaan kritikan Jenapala dan calon Ketua Pemuda PKR (AMK) Badrul Hisham Shaharin berhubung perjalanan pemilihan langsung kali pertamanya.
Sementara itu, Bernama melaporkan, demonstrasi yang bermula pada pukul 9.15 pagi itu diketuai bekas bendahari PKR Selangor KS Kottapan.

Menurut Kottapan demonstrasi itu diadakan kerana mereka tidak berpuas hati dengan perjalanan pemilihan PKR dari peringkat cabang hingga peringkat pimpinan pusat.

Kottapan, yang sebelum ini adalah calon ketua cabang PKR Kota Raja, mendakwa bahawa walaupun beberapa surat bantahan telah dihantar kepada Jawatankuasa Pemilihan Pusat (JPP) namun tiada tindakan diambil.

"Kami tidak bermaksud buat kacau, cuma ingin menyuarakan rasa hati kerana seluruh ahli parti tahu pemilihan parti itu tipu, tidak betul.

"Demonstrasi ini bukan untuk saya tetapi mewakili seluruh ahli parti yang tidak berpuas hati perjalanan pemilihan PKR... dan JPP tak siasat pun dan JPP adalah berat sebelah," katanya kepada pemberita.

Kumpulan yang berdemonstrasi itu turut mengibarkan beberapa kain rentang yang bertulis "Kami tuntut pemilihan PKR dibuat semula, hentikan korupsi", "No Hindraf No Tsunami", dan "anak India anak tiri Anwar, Anak Melayu anak saya, anak Cina anak saya, anak India anak saya, anak Iban anak saya".

Pada satu peringkat, beberapa pemuda memakai baju T berlambangkan "SKUAD" PKR dilihat cuba menghalang kumpulan itu daripada mengadakan demonstrasi dan menyuraikan mereka.

Dalam kekecohan itu, beberapa wartawan dan jurugambar turut ditolak
petugas parti yang cuba menghalang mereka daripada membuat liputan.

Demonstrasi itu berakhir pada kira-kira pukul 10 pagi.

Kumpulan itu beredar dengan mengatakan bahawa mereka akan mengadakan satu
lagi demonstrasi pada pukul 11 pagi tetapi sehingga pukul 11.30 pagi, tidak kelihatan mana-mana kumpulan mengadakan demonstrasi. -mk

Ulasan GB

Apa yang dapat diperhatikan daripada Kongres PKR hari ini ialah begitu giatnya pimpinan kanan parti cuba untuk mengalihkan pandangan perwakilan kepada isu lain daripada berdepan dan menyelesaikan setiap isu yang dibangkitkan selaku anak jantan.

Sekali imbas kita lihat tindakan kumpulan Hindraf seperti keterlaluan, TETAPI harus diingat kumpulan inilah yang sebenarnya membentuk Tsunami politik di dalam PRU 2008 yang lalu. Kumpulan tersebsarnya ialah di Selangor dan Kedah sehingga kedua-dua negeri tersebut berjaya dirampas oleh Pakatan Rakyat.

Dua pemimpin tertinggi parti kaum India yang datangnya dari negeri Perak tertonggeng dikerjakan Hindraf, Samy Vellu dan M.Kayveas.

Justeru itu ada benarnya tulisan di banner itu: Tiada Hindraf Tiada Tsunami.

Menyapu sampah ke bawah karpet dengan mengalih pandangan ahli kepada hal lain seperti seruan Presidennya, "Kesemua kita menang, yang kalah musuh", "PKR perlu sedia hadapi PRU mulai sekarang", dakwaan Ketua Umumnya "PKR perlu sedia hadapi PRU mulai sekarang", "Menjunjung Reformasi Membela Rakyat", perulangan Setiausaha Agongnya kononnya "PKR ada 400,000 anggota" adalah panadol sementara untuk melegakan sedikit sakit kepala. Tetapi bau bangkai yang maung melantong di bawah karpet akan tetap terhidu jua bila-bila masa dan ia memerlukan pembersihan yang benar-benar komprehensif demi meletakkan semua PKR ke identitinya yang lebih murni dan wangi, supaya dapat beriringan dengan PAS dan DAP di dalam Pakatan Rakyat ke Putrajaya.

Jika masih nak teruskan dengan sindrom penafian, teruskanlah, jangan nanti terkangkang di dalam PRU 13 sudah. GB dah berikan peringatan banyak kali, tetapi tak diendahkan. Bagus.

Yang tukang tepuk, tukang jilat dan tukang bodek akan hanya mempercepatkan proses keruntuhan bukan pengukohan.

Dan GB ingin berpesan dua pemerhatian terakhir GB yang diambil dari petunjuk Allah mengenai pilihanraya kecil baru-baru ini menjadi kenyataan.

Baca Ulasan GB di SINI



Sous Une Pluie D'Etoiles

Posted: 27 Nov 2010 04:39 AM PST

Sing with me?


This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Proses Pemilihan Dibantah, Kotapan Mungkin Dipecat

Posted: 27 Nov 2010 04:44 AM PST

Bekas pemimpin PKR S'gor ketuai protes antipemilihan

Gambar: Bekas Bendahari Parti Keadilan Rakyat (PKR) Selangor, K.S Kotapan (tengah) menjawab soalan media selepas berlaku demostrasi di depan dewan sebelum bermulanya Kongres Nasional Tahunan Ke-7 Parti Keadilan Rakyat 2010 di Dewan Sivik Majlis Bandaraya Petaling Jaya (MBPJ) di sini, hari ini.

Kira 50 orang yang mengaku ahli PKR membuat 'protes senyap' di luar Dewan Sivik MBPJ Petaling Jaya pagi ini kerana membantah proses pemilihan PKR yang didakwa tidak telus.

Protes tersebut diketuai oleh bekas bendahari PKR Selangor KS Kottapan sejurus sebelum Kongres PKR kira-kira jam 9.10 pagi di luar pintu pagar masuk ke dewan persidangan.

Mereka berhimpun selama kira-kira 15 minit sebelum diarahkan bersurai oleh pengawal keselamatan PKR yang ditugas mengawal keselamatan penjalanan kongres.

Mereka memegang beberapa kain rentang. Paling menonjol yang bertulis "General Anwar please resign, we don't need A dictator in our party" (Jeneral Anwar sila berundur, kami tidak perlu diktator dalam parti).

Selepas itu, beberapa pengawal keselamatan hadir memujuk dan mengarahkan mereka bersurai, menyebabkan berlakunya pertengkaran kecil di antara beberapa individu yang hadir.

Ini disebabkan, kumpulan itu berkeras mahu meneruskan bantahan mereka kerana "mempunyai hak untuk berhimpun di situ".

Pengawal keselamatan PKR turut meminta petugas media masuk ke dalam kerana menganggap perkara tersebut sudah selesai.

Bercakap kepada pemberita, KS Kottapan menyuarakan perasaan tidak berpuas hati dengan pemilihan parti yang didakwa "didalangi oleh pemimpin atasan".

"JPP (Jawatankuasa Pemilihan Pusat) tidak telus dan berat sebelah," katanya sambil menambah pihaknya hadir ke situ dan tidak mahu menimbulkan kekecohan.

Sebelum ini, terdapat dua protes yang sama diadakan di ibu pejabat parti di Petaling Jaya berhubung isu yang sama.

Sementara itu, bercakap dalam sidang media bersama Presiden Datuk Seri Wan Azizah Ismail, Setiausaha Agung PKR Saifuddin Nasution memberitahu biro politik parti telah mengusulkan supaya Kottapan dipecat.

"Bagaimanapun, ia hanya akan berkuat kuasa selepas Majlis Pimpinan Pusat (MPP) berbincang dan menerimanya," jelasnya.-mk


Berkata benar biarpun pahit:
Jangan jadi dayus melindungi ketidakadilan


Kepada Pemimpin-Pemimpin PKR dan saudara-saudari sahabat seperjuangan,

Kami anggota-anggota bawahan Parti Keadilan Rakyat (PKR) berhimpun pada hari ini untuk melahirkan rasa kecewa dan sedih terhadap pimpinan PKR yang terus-menerus mempertahankan salahlaku Jawatankuasa Pilihan Raya (JPP) dan Sekretariat Ibu Pejabat Parti dalam mengendalikan pemilihan PKR baru-baru ini. Aduan dan laporan yang telah dibuat oleh anggota Parti langsung tidak dilayan oleh pimpinan, sekaligus menyerlahkan sikap sebenar pimpinan; bahawa anggota bawahan ini tidak penting untuk dijaga perasaan mereka apatah lagi untuk dihormati, bahawa setiap anggota juga mempunyai pemikiran rasional untuk menentukan apa yang benar dan apa yang salah.

Kesedihan dan kekecewaan ini semakin dirasai apabila anggota-anggota bertindak mengkritik, membuat aduan atau mempunyai perasaan tidak puas hati terhadap salah laku perjalanan pemilihan PKR yang gagal dikendalikan secara adil dan bersih. Ketidakpuashatian ini akan dianggap oleh Parti sebagai sesuatu yang menyusahkan Anwar Ibrahim dan Azmin Ali.

Menuntut keadilan, memperjuangkan kebenaran, menentang salahlaku atau mencadangkan penambahbaikan akan dianggap sebagai tindakan derhaka dan khianat. Semua anggota diminta untuk menjadi anggota yang mempunyai kesetiaan tidak berbelah bagi untuk disayangi Anwar Ibrahim dan Azmin Ali walau dalam apa jua keadaan asalkan tidak menyusahkan Anwar Ibrahim dan Azmin Ali.

Adakah kerana kami anggota bawahan, kami tidak berhak mendapat layanan baik dari pemimpin atasan yang kini sudah berpangkat besar, semakin berharta, lagi berkuasa? Nasihat kami kepada pemimpin PKR: anggota juga mempunyai maruah diri yang mesti dihormati. Tanpa sokongan dari kami anggota bawahan, anda tidak akan diangkat menjadi pemimpin PKR.


Oleh itu, jika pemimpin Parti mengiktiraf pemilihan PKR sebagai sah dan melindungi salahlaku yang sudah berlaku ini nescaya akan menyerlahkan kedayusan pemimpin dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran yang dilaung-laungkan selama ini. Dengan ini, kami memberi ingatan kepada pimpinan parti: jikalau tidak mampu untuk memberi keadilan kepada anggota sendiri, bagaimana kita mahu meyakinkan rakyat Malaysia bahawa kita mampu memberi keadilan kepada mereka.

REFORMASI! REFORMASI! REFORMASI!

*Kenyataan media oleh KS Kotappan Suppaiah selaku calon Ketua Cabang Kota Raja yang tewas dalam pemilihan PKR. -Merdeka review




Zaid, the quitter, to form a new party in January - Parti Apanama Tak Tahu!!

Posted: 27 Nov 2010 03:08 AM PST

Nov 11, 2010, laporan oleh Malaysiakini:

Zaid mahu tubuh 'Keadilan Baru' jika dipecat

Hari ini, Nov 27, 2010:

Zaid tubuh parti baru Januari ini

Walau bagaimanpun, Zaid memberi jaminan bahawa beliau tidak akan menggunakan nama 'Keadilan' atau Parti Angkatan Keadilan Islam Malaysia (AKIM) dalam penubuhan parti baru itu kelak.



Wan Azizah: Anwar is God's gift to Malaysians

Posted: 26 Nov 2010 10:43 PM PST

Shared by jedyoong
They've finally lost it....

By Rahmah Ghazali

PETALING JAYA: PKR president Dr Wan Azizah Wan Ibrahim today proclaimed that God has chosen her husband, Anwar Ibrahim, to lead Malaysians towards a better future, and there is no one else who could surpass his leadership strength.

In her keynote address to 1,500 delegates at the second day of the PKR national congress here, the doctor-turned-politician said that Anwar was no ordinary man.

"What is the real secret of his strength until today? My answer is, Anwar is an outstanding human being, given by God to lead the people. If he is an ordinary human being like us, he would have retreated and sunk in between hurdles and challenges," she said.

According to Wan Azizah, Anwar, who is also the party de facto, leader has faced impediments like no one else has.

"What has not Anwar faced? He was detained, put behind bars, beaten, tortured and mortified. Since Independence Day, there are no other leaders who have been slandered, insulted and tortured continuously like Anwar.

"But Anwar remains strong and committed to our struggle," she added.

Anwar, who currently sits as an Opposition Leader, was sacked as deputy prime minister in 1998 and jailed for sodomy and corruption.

Wan Azizah, who was the former Permatang Pauh MP before paving the way for her husband to make a comeback to Parliament, said that his leadership was needed to save the nation's image from being tarnished.

Although Anwar's leadership in the party looks solid because many leaders suggested that his position as de facto leader cannot be challenged, his future as Opposition Leader looks bleak.

This is because Pakatan Rakyat's arch rival, Barisan Nasional, seems intent on taking disciplinary action against Anwar over his "One Israel-Apco jibe" in Parliament a few months ago.

Besides, his second sodomy trial could also see him in jail again.


Expo Cheng Ho berjaya- MB Kelantan

Posted: 26 Nov 2010 07:56 PM PST


Kisah Cheng Ho Tidak Dapat Ditutup & Terus Bangkit

Posted: 26 Nov 2010 07:09 PM PST

SURABAYA, INDONESIA 27 NOVEMBER 10: Arus kemunculan berita Lamsamana Cheng Ho diperingkat dunia tidak akan dapat ditutup, ianya akan terus muncul dan berkembang selaras dengan kebangkitan Islam se dunia. Demikan dinyatakan oleh Editor Weblog Ibnu Hasyim, Dr Mohd Hasyim sewaktu dihubungi di Surabaya sebentar tadi.

Beliau sedang melawat dua buah Masjid Cheng Ho di Surabaya, menemui Imam dan pegawai-pegawai terbabit yang terdiri dari orang-orang Tionghua Muslim.

"Terdapat juga di sana beberapa pelancong dari German, Belanda dan dari beberapa negara Erapah yang terus mengikuti perkembangan sejarah Laksamana Cheng Ho. Kerana ianya akan menjadi model kearah perkembangan Islam menguasai masyarakat majmuk dunia." Katanya.

Ditanya mengenai kekesalan Menteri Besar Kelantan, Tuan Guru Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat, yang melahirkan rasa terkilan di atas tindakan beberapa media arus perdana (Malaysia) tidak membuat liputan berhubung perjalanan program Ekspo Cheng Ho 2010,

"Kerana itulah masing-masing kena main peranan mengatasi bukan sahaja di peringkat Malaysia bahkan di peringkat dunia.. Itulah antara perjuangan tokoh-tokoh da'i Islam yang membina Masjid Cheng Ho di Surabaya.

"Bahkan masih ramai lagi yang sedang membina masjid Cheng Ho diluar Surabaya seperti yang diberitahu oleh jurucakap masjid tersebut. Musuh kita sama, cuma tempat duduknya yang berlainan. Teruskan perkenalkan Cheng Ho..." Kata Hj Mohd Hasyim.

Tuan Guru NikAziz merasmikan majlis penutup Ekspo Cheng Ho 2010 di Kelantan Trade Cantre, di Kota Bharu semalam.

Ikuti kisah lanjut Mohd Cheng Ho dalam..E-Buku IH-4: Ke China Bersama Datuk Husam

E-Buku IH-4: Ke China Bersama Datuk Husam


(by ASYOK KUMAR)


Rosmah tahan lapan minit saja

Posted: 26 Nov 2010 08:27 PM PST


Seorang Ahli Jawatankuasa UMNO Bahagian Kuala Kedah Alor Setar memberitahu alkerohi bahawa ketika berlakunya banjir di Kedah baru-baru ini, Rosmah Mansor ada membuat lawatan ke Dewan Sekolah Seberang Nyonya.

Rosmah dibawa melihat mangsa banjir oleh pihak urusetia yang membuat persiapan sejak sehari yang lalu untuk menyambutnya.

Tidak sampai lapan minit, Rosmah kelihatan mengeluh kepanasan sambil mengipas-ngipas mukanya.

"Wah ! Panasnya dalam ni.." sambil menyapa seorang kanak-kanak.

Lalu ia segera beredar keluar. Jumlah kesemua masa yang diambil bagi tempoh lawatannya ke situ dikira lapan minit sahaja oleh AJK Bahagian berkenaan.

Sambil berjenaka, kata penduduk di situ "Jadilah. Pakai botox memang hangat".

Macamlah orang Kuala Kedah tau Rosmah pakai botox. Pandailah hampa !


Senior CPC official meets Russian guests

Posted: 26 Nov 2010 12:00 AM PST

Lim Kit Siang and Son: Please Give Teng Chang Khim A Fair Chance

Posted: 26 Nov 2010 09:47 AM PST


Rebecca is Miti sec-gen

Posted: 26 Nov 2010 05:16 PM PST


Bencana Kemarau Melanda Israel, Pemimpin Agamanya Isytihar Puasa & Doa Minta Hujan

Posted: 26 Nov 2010 04:49 PM PST

Pemimpin agama Israel minta hujan

BEBERAPA lelaki Yahudi meniup alat muzik shofar sebelum majlis penyembahan meminta hujan diadakan di atas bot di laut Galilee, utara Israel pada Rabu lalu.

TEL AVIV - Sejumlah pemimpin agama Israel melakukan upacara ritual bagi meminta hujan turun selepas pegawai-pegawai ramalan kaji cuaca meramalkan musim tanpa hujan akan berterusan sehingga bulan depan.

Dua pemimpin agama Yahudi, Yona Metzger dan Shlomo Amar turut mengisytiharkan hari istimewa untuk berpuasa dan berdoa ekoran kemarau yang melanda Israel.

Puasa itu dilakukan kelmarin dan ia akan sekali lagi dilakukan pada Isnin ini. Kelmarin, kedua-dua mereka pergi ke Taman Honi Hame'agel di tepi Laut Galilee untuk berdoa supaya hujan turun.

Dua pemimpin agama Yahudi turut menaiki belon panas dekat Kibbutz Ruhama di Negev bagi melakukan upacara ritual itu semasa berada di udara untuk meminta hujan turun kelmarin.

Pada Isnin ini, mereka meminta semua penduduk Yahudi sama ada di dalam Israel atau di luar negara supaya mengadakan sesi khas selain berpuasa untuk meminta hujan.

Tidak ada hujan yang turun sepanjang bulan ini.

GAMBAR menunjukkan seorang pemimpin agama Yahudi (berjanggut) menaiki belon udara panas untuk meminta hujan dekat Kibbutz Ruhama di Negev kelmarin.

Ramai pegawai ramalan kaji cuaca menyatakan musim tanpa hujan akan berterusan sehingga permulaan Disember.

Dua minggu lalu, pemimpin agama Yahudi, Kristian dan Islam turut mengendalikan majlis doa untuk meminta hujan di kampung Wallaja. - Agensi


No comments: