Saturday, April 9, 2011

Naluri Kasih Sayang: Rusa Jantan Menjaga Angsa Betina Mengeram

Naluri Kasih Sayang: Rusa Jantan Menjaga Angsa Betina Mengeram


Naluri Kasih Sayang: Rusa Jantan Menjaga Angsa Betina Mengeram

Posted: 09 Apr 2011 10:30 AM PDT

Seekor rusa selama beberapa hari telah menjaga angsa betina yang sedang mengerami telur di sebuah kompleks pemakaman di New York, seperti adegan yang biasanya muncul di filem kanak-kanak.

"Orang-orang mau mengubahnya menjadi satu kisah Disney," kata Gina Browning, Pengarah Erie County SPCA.

Rusa jantan itu telah berdiri dan berjaga-jaga sekurang-kurangnya empat hari di sarang angsa betina Kanada sementara angsa tersebut mengerami telurnya di satu tempat di amana abu mayat di pemakaman Forest Lawn, tempat dimakamkannya presiden Millard Fillmore dan ikon muzik rock Rick James.

"Rusa jantan itu kelihatan seperti menjaga angsa betina tersebut, secara alamiah," kata Pentadbir Margasatwa Erie County SPCA Joel Thomas. "Ia berdiri tak jauh dari angsa betina itu, tak ada keraguan mengenai apa yang sedang berlangsung."

Rusa tersebut, yang kelihatan seperti rusa jantan yang mulai tumbuh tanduk, tak pernah meninggalkan tempatnya. Beberapa pegawai pemakaman sedar mengenai keadaan itu setelah haiwan tersebut menempatkan dirinya di antara unggas itu dan seorang pegawai dari satu perusahaan yang menangkap dan menempatkan kembali angsa liar itu. Thomas menyatakan unggas itu telah menimbulkan masalah jika jumlahnya banyak.

"Ketika pegawai itu mendekati angsa tersebut dengan membawa jaring, rusa jantan tersebut menempatkan dirinya di antara pegawai dan unggas tersebut, dan haiwan itu mengulangi perbuatannya beberapa kali," kata Thomas.

Rusa tersebut, yang menempatkan dirinya sebagai pelindung dari setiap kenderaan atau pejalan kaki yang mendekati sarang angsa itu, memandang dengan tajam sampai orang yang mungkin cuba bertindak liar akan berlalu, katanya.

Mengapa rusa tersebut telah memilih untuk melindungi haiwan dari lain spesies adalah pertanyaan yang sukar untuk dijawab, kata Thomas. Meskipun saling bergantungan di antara spesies di alam liar bukanlah sesuatu yang tak pernah didengar, Thomas mengatakan, apa pun yang menyebabkan jalinan hubungan di antara haiwan itu membuat orang bertanya-tanya.

"Dari perspektif manusia, kita dapat mengisi banyak bahagian yang kosong tapi itu tak berarti kita benar," katanya. "Apakah rusa tersebut tahu sang angsa betina itu sedang mengerami telur? Saya tidak tahu. Apakah ia akan pergi ketika telur menetas? Saya tidak tahu."

Satu hal yang jelas, peristiwa itu dapat berlangsung selama beberapa ketika. Masa mengerami buat angsa Kanada mencapai 31 hari, kata Thomas, dan masa mengerami itu baru saja bermula. Meskipun biasanya angsa jantan dan betina membahagikan tugas menjaga telur agar tetap hangat, calon ibu di Forest Lawn tersebut tampaknya menikmati kemewahan.

"Jika rusa itu bertekad bulat, ia akan melakukan tugas tersebut setidaknya selama tiga minggu," kata Thomas. "Kasih sayang yang mendalam" dan bukan emosi dirasakan menjadi penggerak rusa jantan itu. "Rusa tersebut dan angsa itu tidak mungkin saling jatuh cinta," kata Thomas. -kompas


Taktik kotor dan keji PR hasut penganut Kristian

Posted: 09 Apr 2011 09:07 AM PDT


Satu lagi taktik kotor pakatan pembangkang untuk mengaburi pengundi Sarawak, khususnya di kalangan mereka yang beragama Kristian.

Baca saja SMS berantai yang dihantar ke sebahagian besar pengundi di Bintulu dan Sarikei ini, yang berbaur hasutan dan fitnah. Kerajaan Barisan Nasional dikatakan anti-Kristian dan menidakkan hak mereka.

Nampaknya mereka sudah kehilangan akal dan idea untuk menarik pengundi. Taktik ini memang datang dari mereka, bertujuan memburuk-burukkan kerajaan dan memperlekehkan usaha perpaduan yang diunjurkan di bawah konsep 1Malaysia.

"Today the Council of Churches Malaysia has rejected the Government's 10-point solution on the al-Kitab. Vote against BN is a vote for Jesus. BN is an anti-Christ agent. Christians are being discriminated and rights in Constitution denied. Dont vote for BN. "If you are a true Christian, send this message to 8 other Christians."

Hasil siasatan mendapati, tidak ada persatuan gereja di Malaysia yang mengeluarkan kenyataan sedemikian. Ia sudah pasti diada-adakan oleh Pakatan Rakyat untuk memancing undi dan memerangkap penganut agama Kristian di negara ini, khasnya di Sarawak.

Suruhanjaya Komunikasi dan Multimedia (SKMM) harus menyiasat dari mana punca SMS berantai ini dan membawa mereka yang terbabit ke muka pengadilan kerana menyebarkan hasutan yang boleh mencetuskan kemarahan penganut Kristian negara ini.

Kementerian Dalam Negeri juga perlu bertindak tegas terhadap sesiapa yang menjadi dalang dalam hal ini dan menghantarnya ke Kamunting untuk menerima 'asuhan'.

Kalau dah korup dengan idea, inilah rumusan terbaik dapat difikirkan oleh PR. Mereka memang memudaratkan keselamatan negara!


Release The Dogs Involved In Irish Tourist Death

Posted: 09 Apr 2011 09:00 AM PDT

Comments from the OwlCritic.Blogspot.Com Tuesday, April 5, 2011
Release The Dogs Four dogs were sentenced to death in Penang today. Two of them were not guilty of anything. The other two are accused of mauling an Irish tourist to death.

We do not know what caused the two dogs to attack Maurice Sullivan. They were trained to guard against wild boars and phythons, in Joseph Teoh's organic


KLIA & Sepang F1 circuit brought no change to Sepang town. Transfomati?

Posted: 09 Apr 2011 08:55 AM PDT

By Sheridan Mahavera
April 08, 2011
Kampung Salak still has a laid-back village feel despite being 15 minutes away from the SIC. — Picture by Sheridan Mahavera
SEPANG, APRIL 8 — Madam Kwan has been running her corner sundry shop in Sepang town ever since her father bequeathed it to her more than 30 years ago.
When her father started the store after World War II, the town was a hub for the rubber trade. It had all the major government offices and a district police contingent.
The Lotus F1 team holds a street demonstration ahead of the Sepang F1 Grand Prix, in Putrajaya April 2, 2011. — Reuters pic
Now, as Kwan (as she wants to be known) turns 57, the shops in front of her have shuttered, their owners moved elsewhere and she has seen the town's populace dwindle from 5,000 to about 2,000.
This despite the tremendous development spending  here in the last two decades, when Malaysia's new international airport and one of the region's only Formula One (F1) race tracks sprung up next door.
Sepang's fast emptying shop houses and its weed-choked vacant office buildings is yet another example of the hollowness of development rhetoric — when a mega project takes off next door, the local family stores and villagers will be the first to benefit.
That was exactly the line "sung to villagers" by ministers and assemblymen who courted their support, said another businessman from Kampung Salak Tinggi.
But after more than a decade, the little towns and villages around it are feeling very little of the glow and hype that the Sepang International Circuit generates in the glitzy world of motorsports sub-culture.
Dreaming of our very own Monaco
Journalists who covered the hype around the racing circuit announcement in the mid 90s recall it was more than just about planting the seed for a new sports industry.
It was not just about tapping into the growing fan base of motorsports or akin to building a stadium or swimming complex.
Jaafar says not everyone living near the SIC or KLIA has benefitted from them. — Picture by Sheridan Mahavera
The idea was for the seed that was the racing circuit together with KLIA (built a year before) would sprout new townships, new malls, new hotels, bars and cafes that stretch all the way to Pantai Bagan Lalang — glamorously re-dubbed the Sepang Gold Coast.     
Jaafar Khamis, 66, remembers how it was talked about glowingly by every politician who tried to sell the idea to the folk in Sepang district. Everyone was going to benefit, they said, Jaafar recalled.
The easiest promise to make was that the rubber tappers, farmers and traders would be able to get good paying jobs and business opportunities.
"Initially when I tried to get a contract supplying chicken to the airport's canteen, the management would not let me in," said Jaafar, who used to sell fresh chicken at the Salak morning market.
"But I persisted. I met the management and told them this is what we were promised. Eventually, they let me in," he said. 
Not everyone was as lucky as he was, however, and the many openings KLIA offered were just too big for the small town trader. Most of the opportunities went to big players from out of town.  
"Rentals at the airport were just too high. None of the businesses here could afford them," Jaafar explained. 
The restaurants and roads in Kampung Salak Tinggi become clogged with customers during major races at the circuit. — Picture by Sheridan Mahavera
Uneven rain 
But the high rollers who would come for the Formula 1 are a tremendous boost to the upmarket hotels, restaurants and shops in other parts of the Klang valley.
Datin Jasmine Heng of the Malaysian Association of Hotel's Selangor branch said almost all of the hotels in the Klang valley are fully booked during F1 season.
"We get a lot of high yield customers with high spending power. It really stimulates the tourism sector," she said.
Many of the upmarket hotels in Kuala Lumpur have special F1 packages which include daily shuttle services to the track.
This year's F1 Grand Prix featured two street demos — one each by the Petronas Team Lotus Team in Putrajaya and Red Bull Racing in Kuala Lumpur — to drum up excitement for the actual race on April 8 weekend. 
F1 parties will also be held at the Petronas Tower as well as numerous drinking holes through-out KL. This year also features an after-race concert by South Korean pop star Rain at the circuit. 
Part of the gravy train of consumers that clogs up the highway to the track does make its stop in towns like Kampung Salak, whose windy roads lead to its backdoor.
"Our restaurants are usually packed with people going up to the track," said resident Ng Hock Leong, 60.
And yet there are those living at the edge of the track and the airports, said another resident, who have not even been inside either.
"There are people here who have not even flown on an airplane in their entire lives," said a pensioner who wanted to only be known as Mohd Nasir. 
Jaafar, the former fresh chicken trader, has a philosophical way of seeing it.
"Even when something comes from God, it does not benefit everyone the same way. If rains for instance, the padi planter likes it but not the rubber tapper."
What more if it is development from humans.


History - Then and Now

Posted: 09 Apr 2011 08:47 AM PDT

Here I am in front of my laptop, enjoying my Ghirardelli chocolate squares compliments from my cousin from San Francisco while recollecting my history lessons from primary to secondary school days. I cannot help but reminisce after reading two articles about the biased emphasis in our local history syllabus.


The article in The Malaysian Insider said:

Secondary school history textbooks are too Islamic and Malay-centric and have downplayed the contribution of non-Malays and other religions in the country's history, a historian said today.


Historian Dr Ranjit Malhi Singh also believed that "scant attention" has been given to the efforts of the Chinese and Indians in the development of the nation.


The author of history textbooks up until 1996 also charged that there were too many "half-truths and factual errors" in the current syllabus, and that it was laden with "value judgments."


"There should be no value judgment in our textbooks. It is the greatest sin in any history book."

Hazlan Zakaria of Malaysiakini wrote:
Good history text books, he said, must be;


* Factually accurate,
* Generally objective,
* Well balanced, and,
* Devoid of value judgements.


However ,he argued that he can prove that history text books nowadays are totally the opposite of such values.


Ranjit listed four faults of our current history textbooks after poring over them word by word. In his expert opinion, the current crop exhibit;


* Islamic-Malay centric bias,
* Some half truths,
* Numerous factual errors and contradictions, and,
* Politically motivated orientation.


'Historical death'


One 'crime' observed the veteran writer, is the intentional 'killing off' of certain important non-Malay historical figures from the pages of official history.


"I call it historical death, you won't find it in books, because it is a term I invented,"he explained in relation to non-Malays and their contributions to Malaysian history he claimed were edited out.


He listed several key figures, crucial to Malaysian history who have NONEbeen left out of in the modern official re-telling;


* Yap Ah Loy responsible for building early Kuala Lumpur, well acknowledge by world historians, have been reduced to one sentence in Malaysian historical text books,
* Gurchan Singh, the 'Lion of Malaya' who published and distributed an underground newspaper during the Japanese occupation, and,
* Sybil Karthigesu, the nurse who helped treat MPAJA soldiers and did not desist even after the Japanese tortured her.


As for factual errors and half-truths, Ranjit pointed out a few of the more glaring ones, including the omission of the fact that Parameswara was Hindu and died a Hindu and the glossing over and belittling of the contribution of non-Malay troops in the defence, of then Malaya, against the Japanese onslaught.


CLICK HERE FOR MORE.

Of all the classes I attended in school, I enjoyed history lessons the most. I still remember how in Standard 3, I studied about Stone Age, Bronze Age, Egyptian history and how pleased I was that I could spell the names of the Pharaohs, and even 'hieroglyphics'. I skipped Std 4 and when in Std 5, I remember how my class produced a compilation of Greek myths and Chinese Legends and sold cyclostyled copies for 20 cents.

The history syllabus for LCE (PMR now) Form 1 was about early civilizations including Chin, Tang, Sung, Han dynasties, Indian history including Gupta and Mogul dynasties. Form 2 was about Greek, Roman and Russian history and Form 3 was about modern South-east Asian history. Despite being in the science stream, I still took history and we studied South-East Asian history in great detail.

When my older boy was in secondary school (2001 to 2006), I was appalled at the change in syllabus and how it centred so much on what Dr. Ranjit Malhi Singh has identified.

It is tragic that this change has occurred and more tragic that students not only memorize and regurgitate information to pass exams but that they leave school with a completely distorted view of history. Indeed, far too many sins have been committed and have they been brought to task? And why not?

Why do we study history? It is to shape our future after knowing and understanding our past! Of course, there are many more reasons/benefits that one can enjoy in the pursuit of historical knowledge but more importantly is the fact that the education system is in a deplorable state - almost beyond repair!

I am glad I went through the old history syllabus in the good old days. It was no joke trying to see and understand the differences between the different Chinese/Indian dynasties, the name of kings, the dates of famous battles, the names of the tsars but more importantly, I grew up with a very broad understanding of the world systems/governments and how despite our differences, we are essentially similar in our pursuit of good governance.

Most disappointingly, what do Malaysian students today learn from their history lessons? More importantly, do they learn at all?

I remember how my older boy used to scream and rant about the history syllabus and how I tried to make him love history. Unbelievably, he still managed to get A2 even though he hated the subject so much.

It is very alarming that certain authorities do not realize that a well-balanced and informed knowledge of history can guide us to solve inherent problems in our society, thereby making us better citizens.

With the right syllabus, historical knowledge can satiate human craving to know our past which we must understand to know what makes us who we are today. History will also help us to learn from past mistakes and put us in good stead for self-improvement. For example, Hiroshima and Nagasaki have taught us the dangers of nuclear power and till today, many activists refer to those incidents and also the Chernobyl disaster.

Studying a broad-based syllabus in history can inspire us to become better every day. I remember how in Standard 6, I studied about the various inventors and how the inventions came into place. Such incidents imbue us to think of something that has never happened before and inspire many to be innovative and creative to make our lives better.

Besides the sheer enjoyment of learning about dramatic events and stories, studying history certainly trains students' minds and teaches them how to process information sensibly.

I believe it is vital for the education system to teach proper and balanced history which can challenge pupils to ask and answer important questions, find evidence, assess its relevance and reach conclusions. By learning history, young people can be trained so that when faced with any kind of evidence, they will want to know why/who it created it and the intended message for their target audience. Then they can learn to sniff out bias and propaganda and be well prepared for the harsh and cruel world we live in.

I strongly feel that it is vital for our Education Ministry to revamp our history syllabus so that our children can develop the skills in the modern world to look beyond the headlines, to ask questions properly and to have the confidence to express their own opinion. Little by little, history can teach them the origins of modern political and social problems. In the long run, with the right teaching, right syllabus, these students can leave school with the ability to appreciate that people in the past were not just 'good' or 'bad', but motivated in complicated and inconsistent ways, just like us. Then they would be ready to face the real world.

Now, does the current history syllabus do that?

As some of you know, I went back to lecture in January this year. The first assignment I gave my students in the A-level program was "Discuss the benefits of studying history." I even gave them eight topic sentences and asked them to shape their arguments with the right supporting evidence which must be elaborated. One student emailed me and asked "Miss, what do you mean by elaborate the points?"

And the same student scored a string of distinctions in the recent SPM exam.

What is wrong with our education system?

Plenty!!!

Historically, education was made compulsory in the UK in 1870's because the government wanted an intelligent electorate and not a generation of voters that could not tell the good from the bad.

Until and unless the authorities concerned are serious about raising education standards, revamping the syllabus of many subjects, etc etc I fear there may come a time when the young voters are unable to make rational decisions about which government they want.

And is that what they want?

When students are made to study distorted facts/lies and taught to believe that these are truths, when they grow up, will they be able to discern truth from lies? Chances are, many will have a distorted view of our nation's history or even reality!

If fiction can be spun to be perceived as facts that must be accepted, learned and regurgitated at the right time, what will happen to these young people when they grow up? Will they be able to tell fact from fiction?

And someone had the audacity to suggest that it is compulsory to pass history!

It is alarming that this generation of young people will be seriously myopic in their understanding of world history and be able to look only at a tiny iota of history as defined by a select group who have selected for their purposes what IS history. :-( There is absolutely no element of global history at all in the PRM, SPM and STPM syllabus.

I did a study of some historical incidents on my own recently and was quite horrified at the findings. For a start, why don't you check out the real reasons why the Ghee Hins and Hai Sans were at war? There are some facts which would certainly stun you and make you realize that things are not what they seem.

Nonetheless, I am truly thankful that there ARE still educators/historians such as Dr Ranjit Malhi Singh who have a steady, firm and balanced view of history and upholds objectivity and accuracy in history syllabus. May there be more educators who will make a firm stand on excellence in education. Let's stand behind Dr Ranjit and press for change in the history syllabus. It is time our kids study REAL HISTORY!!!


Sunday lunch @ Ben's Pavilion, Lotus Renault R31 F1 @ Pavilion Pit Stop!

Posted: 09 Apr 2011 08:57 AM PDT

Went to Ben's last Sunday, April 03, 2011.


What's with the 'B' in the light bulb?


The cover of the menu...

I decided to order 'Dad's Curry Laksa' just because it was mine. 8P

'Dad's Curry Laksa' looked yummy but tasted OK.

If you order 'Dad's Curry Laksa', only open the leaf wrapper when you want to eat it. If left open for too long, it may invite the fly. How do I know? I experienced it. Shortly after I unwrapped it, a fly came hovering  around the table and almost landed on it! My mom told me to wrap it back again. I did as told and the fly left.

Just an ordinary drink - iced coffee latte.

Seafood salad was good.

After lunch, went to see this beauty - the Lotus Renault R31.



UMNO Sedang Hadapi Masalah, Kata Azalina.

Posted: 09 Apr 2011 09:10 AM PDT

Shah Alam: Umno sedang menghadapi masalah dengan orang Melayu menyebabkan mereka tidak menyokong parti itu,, kata bekas Ketua Puteri Umno Datuk Seri Azalina Othman Said. illustrasi thenutgraph

"Umno menghadapi masalah dalaman hingga orang benci kepada Umno.

"Banyak sabotaj dalam Umno, " katanya di majlis dengan Puteri Umno Selangor hari ini.

Beliau berkata, pegawai kerajan dari kementerian pengajian tinggi, jabatan pelajaran, pejabat tanah tidak sokong kerajaan.

"Kita ada masalah imej Melayu. Kes SPRM, kes video seks Anwar (Datuk Seri Anwar Ibrahim).

"Telah dimanipulasi hingga orang kata Umno yang buat.

"Dalam video seks orang kenal siapa Tan Sri Rahim (Thamby Chik)," tambahnya.

Azalina berkata, Umno juga menghadapi masalah dengan pengundi Melayu di bandar.

Katanya, profesional Melayu bandar tidak pedulikan Umno, sebaliknya mementingkan soal gaji dan keluarga mereka.

"Ada wakil rakyat kita (Melayu) yang orang menyampah, ada berjabat tangan tidak tengok muka," katanya. -FMT

Ulasan GB

Tu dia. Pendedahan dari bekas Ketua Puteri UMNO sendiri.

Orang dah benci UMNO. Yang terpekik terlolong kata UMNO kuat hanya untuk melindungi kebobrokan parti. Benar UMNO BN memenangi beberapa pilihanraya kecil mutakhir ini, tetapi itu pilihanraya kecil... yang semuanya boleh dimanipulasi dan undi boleh dibeli.

GB pernah mengulas sebelum ini iaiatu sebaik saja peristiwa tsunami melanda Jepun. Petikan:


Perdana Menteri Jepun Naoto Kan berkata gempa bumi menyebabkan "kemusnahan besar" di bahagian timur laut Jepun.

Laporan Reuters menyebut sebuah kapal yang membawa 100 orang dihanyutkan oleh tsunami.

Itu di Jepun.

UMNO BN sepastinya mengharapkan tsunami itu tidak datang menimpa Malaysia. Itu harapan mereka. Tetapi tiada siapa tahu perancangan dan pekerjaan Allah s.w.t.

Apakah Najib akan terus angkuh dan sombong untuk melakukan pengkhianatan terhadap federalisma dan akan terus menekan negeri-negeri Pakatan Rakyat seperti mengebas wang royalti Kelantan disamping cuba membuli kerajaan-kerajaan negeri Pakatan Rakyat?

Kita katakan: Silakan. Ketawakanlah kami seperti mana kamu pernah tertawakan kami sewaktu kami menyatakan kami akan hapuskan majoriti dua pertiga UMNO BN di Dewan Rakyat. Dan akhirnya kami benar dan kami menang. Dua pertiga majoriti kamu benar-benar terhapus.

Tsunami akan datang lagi untuk mengajar kamu-kamu dari UMNO BN untuk ayuh bungkus dari Putrajaya bagi memberi laluan kepada pemerintah baru Malaysia - semestinya dari Pakatan Rakyat!
-GB


Tiba-tiba selepas sahaja tsunami Jepun, Malaysia dilanda tsunami video seks dan kematian seorang lagi rakyat Malaysia di bangunan SPRM.

Kedua-dua insiden itu menghakiskan lagi kepercayaan rakyat terhadap UMNO BN.

Dan keputusan PRN Sarawak nanti adalah endorsement terhadap penolakan rakyat terhadap UMNO yang GB maksudkan itu.



Between the devil and the deep blue sea

Posted: 08 Apr 2011 04:34 PM PDT


So in less than two months' time - on 1 Jun 2011, actually - delegates to Fifa will have to choose whether they still side with incumbent president Sepp Blatter or choose Mohamed bin Hammam as the new Fifa president. That's not much of a choice really, because all the delegates will be doing is to choose between the devil they know and the devil they know. No, it's not a typing error. I really do mean it. Fifa elections mean nothing when you know that one of them is too dim to understand that the game needs to evolve with new technology and the other is too devious and also brimming with his own self importance.
ca-pub-5430283382112812


MACC - THE HERO OR VILLAIN?

Posted: 09 Apr 2011 06:29 AM PDT

Home Minister Hishamuddin is to sue Anuar Ibrahim for a claim that the latter had made, that the former was a party involved in exposing the sex video. Well, Hishamuddin has the right to do that, but one would have thought that he has more important things to do than to concern himself with Anuar. And the question that remain elusive is why hasn't the authorities acted against the trio (one Tan Sri and two Datuks) who became famous overnight by just being porno video peddler? Don't you think this is the more important issue for Hishamuddin to be concern with? Laws against porno video peddling are clear, and why hasn't Hishamuddin said anything to prosecute the trio? Now, precedence has been set i.e. peddling of sex videos and screening it to others is not a crime, if you are a recipient of an honorific title.

Till today nothing is heard of the trio, and stories of the sex video hasn't simmered either. By prolonging the case, any doubt that people would have that the person depicted in the video wasn't Anuar, would gradually diminish. I wonder if this is political ploy that is related to the up-coming Sarawak state elections i.e. the longer the delay, the greater the chances for people to believe that it was Anuar the porno actor. And this will go against the PR chances of gaining support in the Sarawak state elections. But I am told by some friends from Sarawak that crowds keep coming at every PR campaign, and Anuar is a crowd puller. Whether this will translate into votes for the PR is yet to be seen.

Just as the sex video is heating up and including 'Anuar's Sodomy 11', we now have 'Teoh Beng Hock's clone Suicide 11' being played up for public hearing i.e. the tragic death of a senior Custom Officer Ahmad Sarbani while in MACC's custody, a few days ago. MACC's 'gang-ho operations' did not stop just at arresting Custom Officers nationwide, but continued its tsunami raids on Immigration Officers with the arrest of eight including a female officer; all of whom are Malays. For this, I am thoroughly ashamed. But one thing is certain; all those under MACC custody will not be able to jump out of another window. This time, the MACC has become smarter. They now conduct their investigations in offices located at the ground level, and not anything above that.

MACC is now facing a volley of criticism from the Custom Officers themselves who have sought to meet PM Najib and the MACC chief over this case. They are of the opinion that the MACC has not handled the investigation well and had made it to appear that Ahmad Sarbani is the villain and must die of suicide. There is now a theory that some big wig in the Custom Department is involved in causing the death of Ahmad Sarbani, and this is known to some within the department. Whatever had caused Ahmad Sarbani death, the MACC has to accept that they are partly to blame for the unfortunate demise of a senior Custom Officer while under their charge.

As for now, I have avoided writing about the Sarawak state elections. But I think this is going to be an interesting state election for Sarawak, and the number of candidates contesting is proof of the intensity that this election has generated among the people. Personally, I think the lost of Sibu to the PR candidate during the by-election is causing much worry for the BN, especially now in all Chinese dominated areas and including the urban areas. If the BN cannot wrest control over these areas, then I see a weakened BN dominating Sarawak politics in the future that will finally lead to the demise of Taib Mahmud's three decades of absolute rule.

CRUSADE AGAINST CORRUPTION


Nazri Masih Terkepit Di Celah Ketiak Datuk T

Posted: 09 Apr 2011 06:00 AM PDT

Suruhanjaya Diraja mahu diperalatkan lagi?

Ketika anggota keluarga dan seluruh negara berkabung di atas kematian Penolong Pengarah Kastam Ahmad Sarbani Mohamed di bangunan pejabat SPRM, Jemaah Menteri mahu menubuhkan sebuah Suruhanjaya Diraja (RCI) untuk menyiasat sama ada wujudnya unsur zina dalam video seks yang didakwa membabitkan Datuk Seri Anwar Ibrahim.

Dalam keghairahan Umno untuk "mengenakan" Anwar, Jemaah Menteri, seperti yang dijangka mengelak daripada memberikan pembelaan tegas kepada keluarga Sarbani.

Keputusan muktamad mesyuarat Jemaah Menteri semalam adalah: RCI untuk Anwar (jika siasatan polis tidak "meyakinkan") dan "kemungkinan" siasatan inkues diadakan untuk Allahyarham Sarbani.

Menteri di Jabatan Perdana Menteri Datuk Seri Nazri Aziz dikenali sebagai seorang yang tidak pernah ambil peduli reaksi rakyat terhadap kenyataan-kenyataannya selagi beliau kekal memegang jawatan berstatus Menteri.

Justeru, sekalipun seluruh rakyat berkumpul di luar Parlimen membantah penubuhan RCI untuk menyiasat fitnah video lucah Anwar, ia tidak memberi sebarang kesan kepada Nazri mahupun Jemaah Menteri.


Bagi Nazri, tidak ada keperluan menjelaskan kepada rakyat kenapa kes Altantuya tidak ada RCI. Begitu juga dalam kes Sarbani.

Nazri dan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak perlu menjawab kepada keluarga Sarbani kenapa Jemaah Menteri menganggap kematian Allahyarham "tidak sama" dengan kematian Teoh Beng Hock walhal kedua-dua mereka mati dalam perkarangan pejabat SPRM.

Yang jelas, kes Sarbani menerima reaksi yang begitu hambar daripada Najib dan Jemaah Menteri sendiri kerana fokus mereka adalah sebuah video lucah yang dipergunakan untuk mengaib musuh politik utama Umno-BN iaitu Anwar.

Ramai pihak menggeleng kepala dengan persoalan sama - Kenapa video lucah memerlukan penubuhan RCI manakala kematian seorang pegawai kastam dibiarkan "mengikut prosedur undang-undang yang ada".

Oh ya, kerana Anwar mungkin jadi PM, kata Nazri dan juak-juak Umno.

Mungkin Anwar akan jadi PM… hakikat adalah Najib sudahpun menjadi PM sementara kematian Altantuya dan pembayaran komisyen untuk kapal selam masih belum terjawab.

Hakikat juga adalah satu lagi nyawa sudah diragut di pejabat SPRM dalam keadaan mencurigakan.


Ucapan takziah untuk keluarga Allahyarham Sarbani diiringi dengan persoalan di mana letaknya keutamaan Jemaah Menteri dalam memberi pembelaan kepada rakyat.

Namun, semua pertanyaan ini tidak akan memberi kesan kepada Umno dan BN.

Kematian seorang pegawai kanan Kastam tidak akan mengalih Umno daripada misi mengaibkan Anwar sebaik mungkin.

Nazri berkata jika "rakyat" tidak puas hati dengan hasil siasatan polis terhadap isu video lucah itu, maka RCI akan ditubuhkan untuk menyiasat siapa pelakunya dan sama ada unsur zina berlaku.

Bagi mereka yang arif dengan simpang siur Umno, kenyataan Nazri itu dilihat sebagai satu ugutan halus untuk polis memastikan siasatan mereka mendapati Anwar adalah pelaku yang melanggan khidmat pelacur dalam rakaman berkenaan.

Sebarang hasil siasatan polis yang tidak merumuskan sedemikian akan mengundang limpahan memorandum daripada PERKASA, GAPS dan badan-badan yang kononnya mewakili rakyat, menuntut di tubuhkan RCI.

Inilah "rakyat" jati yang dimaksudkan oleh Nazri dan suara mereka menjadi pedoman kepada beliau dan Jemaah Menteri pimpinan Najib.

Persoalannya kenapa badan-badan ini dan Nazri begitu gah membawakan isu RCI ketika polis masih menjalankan siasatan?

Kenapa tidak tunggu sehingga siasatan polis selesai dan biar polis sendiri mempamerkan ketelusan siasatan bersabit video lucah itu sebelum langkah susulan dipertimbangkan?

Jawapannya adalah terikat kepada keinginan dan keghairahan Umno untuk mengaibkan Anwar seberapa lama yang boleh.


Tidak puas hati dengan kenyataan Ketua Polis Negara Tan Sri Ismail Omar yang sekadar mengesahkan video itu tulen namun pelakunya belum dikenalpasti, Umno mengatur langkah mempersiapkan sebuah RCI pula untuk memastikan Anwar terus diaibkan.

Malah Nazri sudah pun mengumumkan bahawa antara terma rujukan RCI itu adalah untuk memastikan sama ada berlaku jenayah zina oleh pelaku dalam rakaman itu! Nampaknya semua sudah pun ditentukan. Hanya anggota panel RCI sahaja belum didedahkan
.

Umno sengaja lupa bahawa Anwar sendiri membuat laporan polis untuk membolehkan siasatan terhadap video fitnah itu dijalankan selepas menolak beliau kononnya adalah pelaku dalam rakaman itu.

Anwar dan pejabat PKR turut mengemukakan bukti-bukti berkaitan untuk mensabitkan video itu adalah fitnah semata-mata oleh dalang yang disokong pimpinan tertinggi Umno .

Namun Tan Sri Rahim Thamby Chik, Datuk Sharzyl Eskay dan Datuk Shuib Lazim yang mengaku menayangkan video kepada media masih bebas.

Hubungan mereka dengan Umno adalah amat jelas, malah mereka dilaporkan berjumpa dengan Perdana Menteri pada 22 Mac, sehari selepas video berkenaan disebarkan dan identiti mereka terbongkar.

Haruskah rakyat percaya bahawa Najib dan Kabinetnya, termasuk Nazri bertindak atas kepentingan nasional semata-mata dalam mengusulkan penubuhan RCI bersabit sebuah video lucah.

Bagaimana pula dengan keperluan untuk memberi pembelaan setimpal kepada Allahyarham Sarbani dan mendiang Altantuya?

Dalam dunia politik matlamat menghalalkan cara, lebih-lebih lagi apabila kelangsungan Umno bergantung kepada agenda memusnahkan Anwar Ibrahim baik dari segi politik mahupun maruahnya sebagai seorang insan. -wira arjuna

Ulasan GB

Apa yang nyata pemimpin UMNO lebih ghairah untuk melakukan serangan ke atas Anwar daripada isu kematian pegawai kastam di bangunan SPRM.

Dahulu, sewaktu kes Teoh Beng Hock, pelbagai cara dan helah digunakan untuk memberikan persepsi bahawa Teoh terjun dari bangunan dan yang paling awal berteori sedemikian ialah Nazri sendiri.

Ia disambut oleh akhbar media massa arus perdana dan beberapa 'tokoh" kononnya isu kematian Teoh diperbesarkan kerana ingin menjejaskan reputasi agensi kerajaan iaitu SPRM yang majoritinya dianggotai orang Melayu. Demikian kaedah mereka dengan menimbulkan sentimen perkauman untuk mengelirukan rakyat terhadap isu berkenaan.

Kini, yang mati pun orang Melayu. Bagaimana cerita? Oh mereka masih seperti dulu. Mereka masih mengemukakan teori "bunuh diri" semata-mata untuk mempertahankan SPRM yang dah jadi pembunuh itu.

Kasihan arwah.

Entahlah. GB rasa satu hari sebagai balasan, mungkin akan ada menteri atau pegawai kerajaan yang bakal bunuh diri di bangunan SPRM jika UMNO terus cuba untuk mempermainkan kematian Ahmad Sarbani yang diketahui seorang yang warak, yang tidak mungkin melakukan kerja seperti yang dipersepsikan oleh pemimpin UMNO tersebut.


TAIB VS THE HORNBILL POWERED BY THE PEOPLE OF SARAWAK! ;)

Posted: 09 Apr 2011 05:20 AM PDT


YES! CHANGE YOU MUST SARAWAK!

IN 30 YEARS, ONE MAN HAS BECOME FILTHY RICH WHILE THE PEOPLE ARE TRAMPLED UPON LIKE DIRT.


This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Ibrahim, Isunya Bukan Terlalu Lama, Tetapi Rasuah Dan Salahguna Kuasa!

Posted: 09 Apr 2011 05:27 AM PDT

Pemimpin Pakatan juga terlalu lama Oleh Ibrahim Yahaya

Nampaknya Pakatan terutama DAP memainkan isu Ketua Menteri Sarawak, Tan Sri Taib Mahmud yang terlalu lama dalam politik iaitu 30 tahun.

Pemimpin mereka mengajak rakyat untuk menurunkan Taib kerana mereka merasakan 30 tahun itu terlalu lama. Apa yang mereka tidak nyatakan bahawa sepanjang 30 tahun itu, Taib telah banyak membuat perubahan kepada lanskap pentadbiran dan ekonomi negeri itu.

Melainkan jika 30 tahun itu digunakan untuk memporak-perandakan negeri itu atau sentiasa berlaku perbalahan sehinggakan pembangunan tidak dapat dilaksanakan.

Secara bandingan, ramai pemimpin Pakatan sekarang juga sudah lama dalam politik dan ada yang tidak mahu melepaskan jawatan atau memberi peluang kepada orang baru.

Mereka terus menjadi ahli parlimen sedangkan boleh menyerahkan kepada golongan muda yang lebih berwibawa dan mampu menjadi pembangkang yang berakal dan bukannya memainkan sentimen perkauman. Mereka terus berada dalam politik dan mempengaruhi pemimpin politik pembangkang yang muda untuk berperangai seperti mereka.

Lim Kit Siang yang kini berusia 70 tahun dipilih pada 1969 di parlimen Kota Tinggi sudah berada dalam politik selama 42 tahun. Selama itulah beliau memainkan politik perkauman dan berselindung di balik parti yang didakwa dianggotai oleh pelbagai kaum.

Parti perkauman

Kebanyakan calon DAP termasuk di Sarawak inipun ramainya dari kaum Cina, apa pula Lim kata DAP parti pelbagai kaum - anggota saja, calonnya masih Cina.

Karpal Singh (tengah) yang berusia 71 tahun dipilih di DUN Alor Star dan berada dalam politik selama 37 tahun. Beliau pernah menyatakan Datuk Seri Anwar Ibrahim tidak layak menjadi pemimpin pembangkang kerana masalah tertentu masih terus berada dalam politik dengan melompat ke sana ke mari seperti yang dilakukan oleh Lim.

Kedua-dua pemimpin - Lim dan Karpal - mempunyai anak yang kini berpolitik ala bapa mereka.

Datuk Seri Nik Aziz Nik Mat, yang kini berusia 80 tahun, dipilih di Pengkalan Chepa pada 1967 juga sudah berada dalam politik selama 44 tahun.

Beliau suka membuat 'fatwa politik' pernah berkata bahawa adakala apa yang dikatakan terutama menjawab isu penting selama ini bertujuan politik dan semua orang tahu kecuali pengikutnya yang taksub membabi-buta.

Datuk Seri Hadi Awang yang berusia 64 tahun dan dipilih di DUN Marang pada 1982 kini berada dalam politik selama 29 tahun.

Hakikatnya ialah pemimpin ini tidak berjaya menjadi pemimpin di peringkat negeri dan jika diberi peluang sudah tentu mereka juga akan 'bergayut' di jawatan mereka demi untuk menyemarakkan politik perkauman bagi pemimpin DAP dan politik agama bagi pemimpin PAS.

Negara contoh

Perbezaannya ialah apa yang dilaksanakan oleh pemimpin BN sudah jelas dengan pelbagai pembangunan dilaksanakan di seluruh negara yang memberi banyak manfaat kepada rakyat. Jika tidak, negara ini tidak dijadikan contoh oleh negara membangun lain.

Itupun dimainkan oleh pemimpin pembangkang bahawa memang tanggungjawab kerajaan untuk menyediakan kemudahan dan infrastruktur kepada rakyat. Jika kerajaan lemah dan urustadbir yang tidak cekap, segala pembangunan tidak dapat dilaksanakan seperti di negara yang sudah merdeka lebih awal dari Malaysia.

Rakyat perlu buka mata dan minda. Jangan dengar tohmahan mengikut sedap mulut pembangkang.

Pemimpin pembangkang yang telah diberi mandat memerintah di beberapa negeri 'terkial-kial' untuk mentadbir negeri dan sering menuding jari kepada orang lain demi untuk menutup kelemahan mereka.

Kerajaan Negeri PAS Kelantan yang sudah memerintah lebih 20 tahun menyebabkan negeri itu terus menjadi mundur dan penduduknya mencari peluang pekerjaan di negeri lain atau bandar-bandar besar.

Mereka yang tinggal di negeri itu hidup sengsara kerana pelbagai masalah termasuk bekalan air dan juga pembangunan yang tidak sekata. Ini termasuk menggondolkan Lojing yang satu ketika itu dulu indah dan menawan.

Tidak pedulikan Melayu

Di Pulau Pinang, kerajaan negeri DAP menjalankan pemerintahan ala negara jiran yang tidak mempedulikan nasib rakyat terutama orang Melayu dengan merobohkan gerai-gerai walaupun mereka memohon dan merayu agar dipertimbangkan tindakan itu.

Tindakan yang diambil terhadap peniaga Melayu itu ala negara jiran yang menyebabkan penduduk negeri itu menyesal memilih parti pembangkang. Apa hendak buat, nasi sudah menjadi bubur.

Kini rakyat perlu sedar bahawa janji-janji manis pembangkang sebelum pilihan raya perlu diamati betul-betul kerana BN memberi jaminan tetapi pembangkang memberi janji.

Tepuk dada, tanyalah selera. -mk

Datuk Ibrahim Yahaya adalah penasihat media Menteri Penerangan, Komunikasi dan Kebidayaan. Sebelum ini, beliau pernah menjawat Ketua Pengarah, Jabatan Penyiaran.

Ulasan GB

Tak sangka Sdra Datuk Seri Ibrahim Yahya tidak disambungkan Ketua Pengarah Jabatan Penyiaran RTM meskipun telah menjadi apek lempang begitu kuat kepada kerajaan UMNO BN selama ini.

Dan kini menjadi penasihat media kepada seorang menteri yag pernah dikaitkan dengan merogol seorang amah Indonesia.

Membaca tulisan sdra Ibrahim di atas, saya tertanya-tanya sekadar itu sajakah tahap mentaliti seorang wartawan senior dengan cuba hendak mengaitkan isu Abdul Taib dengan pemimpin PR yang menurut Ibrahim, pemimpin Pakatan juga terlalu lama...

Terlalu lama apa? Terlalu lama mencebur politik? Terlalu lama berkuasa? Terlalu lama melakukan salahlaku korupsi dan rasuah?

Jika terlama lama mencebur politik, maka ia menjelaskan rendahnya mentaliti penulis tersebut kerana orang berpolitik tidak pernah berundur selagi hayat dikandung badan. Sama seperti seorang wartawan, sudah berapa lama sdra Ibrahim mencebur diri di dalam bidang kewartawanan? Tidak terfikir mahu berundur?

Jika yang dikatakan terlalu lama berkuasa, tiada siapa yang terlalu lama berkuasa, kecuali MB Kelantan TG Nik Aziz.

TETAPI sdra Ibrahim perlu tahu membezakan terlalu lama berkuasa dengan melakukan salahlaku rasuah dengan terlalu berkuasa dengan menentang elemen rasuah.

TG Nik Aziz sehingga sekarang belum melakukan apa-apa kesalahan rasuah kecuali apa yang cuba digembar-gemburkan UMNO kononnya menerima sekeping kek yang nilainya ak sampai RM50.

Berbanding dengan Abdul Taib, yang satu dunia sudah tahu adalah bapak rasuah di negeri Sarawak. Berbillion wang rakyat Sarawak telah disonglapnya. Anda masih hendak membelanya?

Itu bezanya.

Justeru itu saya menasihatkan sdra Ibrahim yang baru lepas dari tempurung supaya membuat kajian terperinci sebelum menjadi penulis semula.

Dan jangan tanya selera apabila menepuk dada, tetapi tanyalah iman yang ada di dalam dada sdra sewaktu menepuknya. Jika ikut selera, bererti ikut nafsu. Semua nak. Sampaikan merogol pun tak apa, salah guna kuasa pun tak kisah, sebat wang rakyat pun tak jadi hal - sebab seleranya tak terkawal.

Dan di situ bezanya diantara yang beriman dengan yang kufur, kerana yang beriman tidak menuruti nafsu. Tetapi sentiasa menyemak hukum terhadap segala sesuatu, sehingga jika boleh yang syubhah pun ditepis dengan baik.

p/s Mahathir, bekas PM yang disanjungi sdra Ibrahim pun pernah meminta Abdul Taib berundur. Elok juga sdra Ibrahim pergi tanya Mahathir kenapa.


Ingatan Mahathir Kepada Raja Taib Mahmud

Dr M: Taib jangan jadi Mubarak

Bekas perdana menteri Tun Dr Mahathir Mohamad berkata, ketua menteri Sarawak Tan Sri Abdul Taib Mahmud perlu menamakan penggantinya sebelum berundur daripada mengetuai pentadbiran negeri itu.

Katanya, Abdul Taib perlu bertindak demikian bagi mengelakkan Sarawak mengalami nasib yang sama seperti yang berlaku di Mesir.

Mahathir menjelaskan, presiden Mesir Hosni Mubarak telah meletakkan jawatan namun tidak ada pengganti bagi mengambil alih pentadbiran negara itu.

Mubarak akhirnya berundur daripada jawatan presiden Mesir pada Jumaat (awal pagi Sabtu waktu Malaysia) ekoran demonstrasi berterusan selama 18 hari oleh jutaan rakyat negara itu.

Mahathir yang menjadi perdana menteri selama 22 tahun itu bagaimanapun berkata, proses peralihan kuasa Taib perlu dijalankan dengan tertib.

Katanya, beliau menyerahkan kepada rakyat Sarawak bagi memutuskan waktu yang sesuai untuk Taib berundur.

Mahathir berkata demikian dalam satu sidang media selepas melancarkan satu NGO berkaitan kebudayaan Palestin di Shah Alam hari ini.

Abdul Taib pada minggu lalu berkata, belaui mengakui akan berundur daripada jawatannya yang dipegang sejak tahun 1981 itu.

Katanya, beliau akan bertindak demikian setelah mendapat pengganti yang sesuai bagi jawatannya itu. -mk



Nazri Dibidas Para Peguam, Polis Masih Belum Tahan Datuk T

Posted: 09 Apr 2011 04:01 AM PDT

Video seks: Peguam, pakar gesa Kabinet kubur idea tubuh suruhanjaya

Beberapa peguam membidas Datuk Seri Nazri Aziz yang mengesyorkan agar diadakan suruhanjaya diraja siasatan bagi mengenal pasti identiti si pelaku dalam video seks didedahkan "Datuk T" bulan lalu — yang didakwa Datuk Seri Anwar Ibrahim — atas alasan elemen pelacuran.

Peguam-peguam yang dihubungi mempertahankan bahawa pelacuran bukan haram di Malaysia meskipun melanggan seks boleh dikenakan tuduhan dan menteri itu dicabar membuktikan alasan beliau.

Presiden Majlis Peguam Lim Chee Wee mengecam kenyataan Nazri, yang dikatakan tidak bermutu dan pertubuhan itu turut membantah penubuhan suruhanjaya hanya kerana satu klip video aksi seks.

"Jika ada kesalahan jenayah, maka ia seharusnya disiasat sebagai kes jenayah," kata beliau kepada The Malaysian Insider menjawab kenyataan Menteri di Jabatan Perdana Menteri itu, semalam.

Nazri mahukan satu suruhanjaya diraja siasatan diadakan untuk menentukan sama ada wujudnya aksi pelacuran dalam video seks yang didedahkan oleh "Datuk T" 21 Mac lalu, didakwa membabitkan Anwar yang merupakan Ketua Umum Pakatan Rakyat.

Malah menurut Menteri di Jabatan Perdana Menteri itu, suruhanjaya tersebut juga perlu menentukan sama ada lelaki yang terlibat dalam aksi seks itu adalah Anwar, yang juga Ketua Umum PKR.

Anwar telah pun menafikan yang beliau adalah lelaki dalam rakaman hitam putih 21 minit itu, yang dipertontonkan kepada media pada 21 Mac lalu.

Kemudian sedutan klip 107 saat disebarkan menerusi dunia siber awal minggu lalu.

"Pelacuran adalah haram di Malaysia. Jika anda terlibat atau anda membantu dan bersubahat dalam (kerja-kerja) pelacuran, anda menaungi pelacur untuk tujuan seks, ini satu jenayah," kata Nazri kepada The Malaysia Insider semalam.

"Suruhanjaya diraja akan menentukan identiti lelaki dalam video dan wanita yang dia adakan hubungan seks, sama ada dia itu adalah pelacur," kata beliau lagi.

Dalam kenyataan susulan, Lim juga menekankan bahawa tiada peruntukan jelas berkaitan dengan elemen pelacuran.

"Pelacuran itu sendiri bukan satu kesalahan jenayah," kata Lim.

Beliau mengakui ada beberapa peruntukan dalam undang-undang yang membolehkan mereka yang menawarkan seks bagi tujuan seks didakwa.

Sebagai contoh kata beliau, Seksyen 372A Kanun Keseksaan menyediakan peruntukan bagi tindakan ke atas mereka yang hidup hasil daripada atau perdagangan persundalan. Lim menambah, di bawah Akta Inkuiri Suruhanjaya 1950, Yang di-Pertuan Agong akan mempertimbangkan budi bicara baginda dalam menubuhkan suruhanjaya siasatan yang difikirkan mempunyai kepentingan awam.

Sehubungan Lim menasihatkan Kabinet agar menolak idea Nazri sambil berkata, suruhanjaya diraja bagi isu semasa membuang masa dan sumber, yang boleh digunakan untuk mengatasi krisis pendatang haram di Sabah, menyiasat dakwaan rasuah membabitkan Ketua Menteri Sarawak dan yang terbaru kematian di pejabat SPRM.

"Kabinet mesti beri keutamaan kepada masalah-masalah lebih besar dan penting, yang dihadapi institusi-institusi negara berbanding tingkah laku zina seseorang individu, (dalam kes ini) didakwa (melibatkan) seorang ahli politik," kata beliau.

Andrew Khoo yang mengetuai jawatankuasa hak asasi manusia Majlis Peguam juga bersetuju dengan pandangan Lim.

"Penubuhan suruhanjaya diraja adalah untuk kepentingan negara dan saya tidak bercakap mengenai individu yang tidak memegang jawatan kerajaan," katanya ketika dihubungi.

Khoo menekankan bahawa pada masa-masa lalu kerajaan hanya memutuskan penubuhan suruhanjaya diraja untuk menyiasat apabila dakwaan yang dibangkitkan berkaitan dengan sikap dan tingkah laku di pihak kerajaan.

"Dalam suruhanjaya mengenai (kes) VK Lingam, isunya berkaitan sikap tidak berat sebelah dalam bidang kehakiman. Dalam kes (bekas setiausaha agung MIC) DP Vijendran, beliau merupakan Timbalan Speaker Dewan Rakyat pada ketika itu," kata Khoo.

"Di sini, persoalannya ialah 'institusi kerajaan yang mana telah dikompromi?' Jawapannya tiada. Jadi, mengapa kita perlu mengadakan siasatan sebegitu?" tambah Khoo.

Beliau juga menimbulkan persoalan mengapa perlu diberikan layanan khas dalam kes video seks sedangkan ada undang-undang untuk menangani isu berkenaan.

Sehubungan itu kata beliau, idea agar diadakan suruhanjaya diraja bagi kes video seks perlu dikuburkan segera kerana jika tidak akan ada cadangan seumpama itu bagi setiap perkara pada masa-masa mendatang.

Pakar undang-undang jenayah, Cheow Wee juga berpandangan sedemikian.

Cheow berkata beliau tidak boleh percaya bagaimana Nazri boleh mengesyorkan idea sedemikian agar diadakan suruhanjaya bagi menyiasat dakwaan tidak berasas kononnya seorang ahli Parlimen melanggan pelacuran.

Malah kata beliau, adalah terlalu awal untuk diadakan sebuah suruhanjaya diraja di peringkat sekarang memandangkan pihak polis belum melengkapkan siasatan mereka.

"Jenayah apa yang mereka mengadu? Adakah mereka mengatakan salah bagi dua pihak yang bersetuju untuk mengadakan seks? Atau Anwar tidak boleh mengadakan seks? Atau tindakan itu melibatkan pertukaran wang?

"Kita juga tidak tahu adanya (elemen) pelacuran dalam video ini. Dan, jika ia adalah Anwar, dan adakah dia mengadakan seks dengan orang lain?" kata beliau yang turut mengambil bahagian dalam suruhanjaya diraja yang menyiasat kematian Teoh Beng Hock ketika disiasat SPRM dua tahun lalu.

"Ia berkaitan dengan isu moral dan etika kerana ahli-ahli Parlimen dan menteri diharap akan menunjukkan moral yang tinggi, tetapi anda tidak perlukan suruhanjaya diraja bagi tujuan itu," kata Cheow sambil menambah, isu semasa ini dimanipulasikan kerana kepentingan politik.

Sebaliknya kata beliau, polis seharusnya menyiasat sama ada wujud kesalahan jenayah membabitkan "Datuk T" yang mengakui terlibat dalam rakaman video seks berkenaan. -TMI


Kabinet arah polis kenal pasti individu dalam video

Kabinet mengarahkan polis melakukan siasatan rapi bagi mengenal pasti siapa sebenarnya individu yang terdapat dalam klip video seks yang dikatakan membabitkan pelaku mirip pemimpin pembangkang, kata Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Seri Nazri Aziz.

Beliau berkata, penubuhan Suruhanjaya Diraja bagi menyiasat klip video seks itu pula hanya akan dilakukan sekiranya ramai pihak mempertikaikan hasil siasatan polis itu nanti.

"Polis sudah menyiasat dan membuat keputusan klip video itu adalah tulen, jadi kita mahu polis siasat dan membuat keputusan siapa yang terbabit (dalam klip video itu).... kita jangka siasatan itu boleh selesai dalam tempoh terdekat.

"Tiada guna hanya memastikan video itu tulen jika tidak dapat mengenal pasti siapa individu dalam klip video itu," katanya kepada pemberita selepas mempengerusikan mesyuarat Majlis Pertanian Parlimen Padang Rengas dekat sini semalam.

Semalam, akhbar ini melaporkan Naib Presiden PAS, Salahuddin Ayub, menyokong cadangan penubuhan Suruhanjaya Diraja bagi menyiasat kes itu selepas pembangkang sepakat menolak cadangan penubuhannya.

Nazri berkata, beliau membangkitkan cadangan penubuhan Suruhanjaya Diraja pada mesyuarat Kabinet pagi semalam tetapi kerajaan membuat keputusan untuk menunggu hasil siasatan polis terlebih dulu.

"Oleh kerana polis sedang melakukan penyiasatan dan rangka kerjanya juga merangkumi semua aspek selain ketulenannya, adalah lebih baik kita menunggu hasil siasatan itu," katanya.

Beliau berkata, jika orang ramai berpuas hati dengan hasil siasatan polis itu, maka tidak perlu sebarang penubuhan jawatankuasa siasatan lain ditubuhkan.

Sebaliknya jika ramai mempertikaikannya, baru ditubuhkan Suruhanjaya Diraja selepas ia mendapat perkenan Yang Dipertuan Agong.

Katanya, penubuhan Suruhanjaya Diraja boleh dilakukan terhadap semua aspek membabitkan kepentingan awam sama seperti penubuhan bagi menyiasat kes kematian Setiausaha Politik Exco Selangor, Teoh Beng Hock serta klip video membabitkan pelaku mirip peguam V K Lingam. -BH


Ulasan GB

Sebenarnya kabinet sendiri tidak yakin bahawa orang di dalam video itu adalah Anwar. Jika mereka yakin sudah pasti cadangan Nazri untuk penubuhan Suruhanjaya itu telah diterima.

Mereka khuatir seandainya mereka tidak dapat membuktikan bahawa figura itu adalah Anwar, yang akan teruk menerima kesan ialah UMNO BN sendiri.

Kini untuk mengurangkan bebanan, mereka menyatakan "tunggu laporan polis".

Polis sudah ada pasukannya, yang kita tidak tahu apa tujuan yang sebenar pasukan itu dibentuk. Keraguan ini timbul apabila KPN membuat pengumuman video seks itu, berdasarkan penelitian pakar-pakar, adalah tulen. Tidak disebut siapa pakar-pakar itu dan bagaimana video seks yang penuh penipuan itu dikatakan asli.

Katakanlah ia tulen, tetapi bagaimana pelakun di dalam? Aslikah atau tiruankah?

Kita tidak terperanjat nanti jika polis membuat kenyataan lagi, bahawa, Anwar dikenalpasti sebagai pelakon di dalam video itu.

Polis tergamak melakukannya seperti mereka tergamak menggadaikan integriti dan kredibiliti dengan tidak lansung menahan Datuk T.



After School Uee – Le Coq Sportif golf collection

Posted: 09 Apr 2011 01:15 AM PDT

Korean pop group After School member Uee posing for Le Coq Sportif sportswear. The star has recently completed her filming of a golf-themed drama Birdie Buddy in which she plays a gold prodigy, her first leading role in a drama series.

After School Uee Le Coq Sportif golf collection

There's more, read the full post »

After School Uee – Le Coq Sportif golf collection from YeinJee's Asian Blog


Bomoh? Dah Memang Kerja UMNO Dari Dulu

Posted: 09 Apr 2011 01:53 AM PDT

Salleh dakwa KM S'wak dikelilingi bomoh

Calon Bebas Balingian Datuk Salleh Jafaruddin mendakwa Ketua Menteri Sarawak, Tan Sri Abdul Taib Mahmud dikelilingi oleh 'bomoh luar negara'.

"Kita mahu selamatkan Sarawak daripada dipimpin seorang ketua yang tunduk dan menyerahkan akal fikiran, keupayaan fizikal dan kerohanian dipengaruhi bomoh sihir luar negara yang mengelilinginya.

"Saya secara peribadi saya berjumpa dan berdepan dengan tiga bomoh itu pada hari penamaan calon di Mukah.

"Saya beritahu mereka tidak ada hak memberi nasihat spiritual kepada ketua menteri, khususnya pada pilihan raya sehingga mempengaruhinya dalam keputusan memuktamadkan senarai calon Barisan Nasional," kata Salleh (atas,kanan) pada sidang media hari ini.

Dakwanya, tiga bomoh berkenaan, seorang dipercayai rakyat Australia dan seorang lagi berbangsa Yahudi bekerjasama dengan naib presiden kanan PBB, Datuk Awang Tengah Ali Hasan, adik perempuan Taib - Radziah Mahmud dan Taib sendiri semasa menyediakan senarai calon BN.

"Tidak ramai yang mengetahui cerita ini, sehingga hari penamaan calon pada 6 April lalu di Mukah. Pengaruh mereka ke atas cengkaman politik Taib begitu besar dan sukar diatasi, malah ia mengatasi pengaruh politik perdana menteri kita," dakwa Salleh yang juga adalah sepupu Taib.

Salleh, bekas timbalan menteri pelajaran juga menuduh Taib menipu pemimpin PBB, parti-parti komponen BN, seluruh pengundi Sarawak sejak 30 tahun lalu bahawa masih belum menemui pemimpin yang sesuai bagi menggantikan dirinya.

"Jika 30 tahun tidak memadai bagi memilih pengganti, adakah awak percaya dalam beberapa bulan ini selepas pilihan raya, dia boleh tiba-tiba memilih seseorang bagi gantikannya kecuali seseorang itu dicadangkan oleh bomohnya," katanya. -mk

Ulasan GB

Sesetengah pemimpin UMNO diketahui memang menggunakan perkhidmatan bomoh.

Malah ada yang teah berbunuhan dan terbunuh lantarannya.

Kes pembunuhan Ahli Dewan Undangan Negeri (Adun) Batu Talam, Datuk Mazlan Idris disifatkan jenayah paling ngeri dalam sejarah negara dan memeranjatkan ramai pihak.

Penemuan mayat Mazlan yang dikerat kepada 18 bahagian dan ditanam di dalam sebuah lubang sebelum disimen membawa kepada penahanan pasangan bomoh, Maznah Ismail atau Mona Fandey dan suaminya, Mohd Affandi Abdul Rahman serta pembantu mereka, Juraimi Husin.

Mazlan dibunuh pada 2 Julai 1993 di bilik air sebuah rumah tidak bernombor di Kampung Peruas, Ulu Dong, Raub, Pahang selepas mengadakan pertemuan dengan pasangan bomoh untuk melakukan proses mandi bunga kira-kira jam 10 malam.

Sewaktu Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi menjadi PM, beliau menemui kerts manderam terlekat di bawah mejanya. Sehingga kini belum diketahui siapa melakukannya tetapi dipercayai ia hasil kerja isteri kepada orang yang ingin Pak Lah cepat berundur sebagai PM supaya suaminya dapat menjadi PM ketika itu. Setakat mana kebenarannya, hanya Allah Yang Maha Tahu.

Perkhidmatan bomoh amat laris apabila tiba musim pemilihan parti UMNO dan pilihanraya.

Bagi mereka, kerja syirik itu berbaloi jika tujuan mereka tercapai sedangkan Allah mengizinkan perlakuan mereka untuk menjadi mereka bertambah sesat sebelum dihantar ke neraka jahanam yang kekal abadi.


The Malay Chronicles: Bloodlines (2011) movie trailer

Posted: 08 Apr 2011 08:08 PM PDT

The Malay Chronicles: Bloodlines is a Malaysian production, which is loosely based on the legend of Merong Mahawangsa, founder of the northern Kedah state in the 12th century. The movie is primarily in English with the aim to introduce Malaysian film (and culture) internationally…

The film stars Stephen Rahman Hughes as Merong Mahawangsa, a descendant of Alexander the Great, who escorted Prince Marcus Carprenius (Gavin Stenhouse) of the Roman Empire to Langkasuka to marry Princess Meng Li Hua (Jing Lusi) from the Han Dynasty of China. He fought off a troop of enemies in process and was pronounced the first king of Langkasuka (later Kedah) for his heroic effort.

Malaysian movies are making progress in recent years and is getting healthy responses from local audiences. But with a relatively small budget (for an action movie) of US$3 million and seemingly lack of experience in this genre, the film is obviously not going to get much love in foreign market.

We seem to be moving in the right direction though, little step by step.

The Malay Chronicles: Bloodlines (2011) movie trailer from YeinJee's Asian Blog


Saturday Afternoon Musical Humor

Posted: 08 Apr 2011 11:59 PM PDT

Thanks to Freddie who sent me this post this morning. Keep smiling and have a nice day!



Music History According to 'Students'


1. Agnus Dei was a woman composer famous for her church music.

2. Refrain means don't do it. A refrain in music is the part you better not try to sing.

3. A virtuoso is a musician with real high morals.

4. John Sebastian Bach died from 1750 to the present.

5. Handel was half German, half Italian, and half English. He was rather large.

6. Beethoven wrote music even though he was deaf. He was so deaf he wrote
loud music. He took long walks in the forest even when everyone was
calling him. I guess he could not hear so good. Beethoven expired in
1827 and later died from this.

7. Henry Purcell is a well known composer few people have ever heard of.

8. Aaron Copland is one of your most famous contemporary composers. It is
unusual to be contemporary. Most composers do not live until they are dead.
9. An opera is a song of bigly size.

10. In the last scene of Pagliacci, Canio stabs Nedda who is the one he
really loves. Pretty soon Silvio also gets stabbed, and they all live
happily ever after.

11. When a singer sings, he stirs up the air and makes it hit any passing
eardrums. But if he is good, he knows how to keep it from hurting.

12. Music sung by two people at the same time is called a duel.

13. I know what a sextet is but I had rather not say.

14. Caruso was at first an Italian. Then someone heard his voice and said
he would go a long way. And so he came to America.

15. A good orchestra is always ready to play if the conductor steps on the odium.

-Author Unknown-


Tingkatkan Kesedaran Tentang Bahaya Radiasi Terhadap Kesihatan Manusia

Posted: 09 Apr 2011 12:17 AM PDT

Kebocoran radiasi daripada loji nuklear Fukushimi Dai-ichi telah menimbulkan keprihatinan dunia mengenai kesannya ke atas kesihatan manusia.

Buat masa ini, sekitar 70,000 penduduk yang menetap dalam lingkungan 20 kilometer zon bencana telah diarahkan berpindah.

Pakar berpendapat tindakan pantas ini akan mengurangkan risiko pencemaran ke atas kesihatan manusia.

Kebimbangan turut tertumpu kepada kesan radiasi ke atas para pekerja loji yang terpaksa bertugas untuk menangani masalah kebocoran nuklear di prasarana itu.

Bekalan makanan dan air dari wilayah itu juga dikhuatiri akan tercemar.

Penjelasan berikut akan memberi gambaran lebih jelas mengenai risiko kebocoran radiasi di loji Fukushima itu.

Apa kesan segera ke atas kesihatan jika seseorang terdedah kepada radiasi?

Pendedahan sederhana kepada radiasi boleh menyebabkan seseorang itu menunjukkan beberapa sintom seperti rasa mual dan muntah-muntah selang beberapa jam.

Ini diikuti dengan cirit-birit, sakit kepala dan demam.

Jika berlaku pendedahan kepada kadar yang tinggi, organ dalaman seseorang itu boleh rosak.

Ia juga boleh membawa kepada kematian.

Pendedahan kepada radiasi juga boleh menyebabkan sakit barah.

Pendedahan kepada radiasi dinilai dengan ukuran 'millisievert'.

Pendedahan kepada 1 millisievert radiasi boleh meningkatkan risiko barah sebanyak 5 peratus.

Leukemia merupakan barah paling sering dikaitkan dengan pendedahan kepada radiasi.

Barah itu boleh dikesan beberapa tahun selepas pendedahan kepada radiasi.

Barah lain yang mungkin boleh berlaku, tetapi hanya akan dikesan selepas sekurang-kurangnya sedekad ialah barah paru-paru, kulit, tiroid, buah dada dan perut.

Adakah kanak-kanak lebih terdedah kepada pencemaran radiasi?

Ya. Menyusuli pencemaran radiasi di reaktor nuklear Chernobyl di Ukraine pada 1986, Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB) melaporkan peningkatan kes barah tiroid di kalangan kanak-kanak di kawasan itu.

Apa risiko yang dibentangkan oleh loji nuklear Fukushima?

Pihak berkuasa Jepun mencatatkan kadar radiasi sehingga 400 millisievert sejam di loji nuklear.

Seorang pakar di Universiti Manchester, Professor Richard Wakeford, berkata pendedahan radiasi pada kadar 400 millisievert tidak akan menyebabkan sebarang penyakit segera.

Untuk jatuh sakit, kadar radiasi perlu meningkat dua kali ganda.

Bagaimanapun, kadar sekarang boleh mengurangkan penghasilan sel darah merah dalam sum sum tulang. Ia mampu meningkatkan risiko barah antara 2 dengan 4 peratus.

Kadar radiasi pada 400 millisievert sama dengan kadar yang dikeluarkan jika seseorang itu menjalani antara 50 dengan 100 imbasan CT.

Profesor Wakeford menegaskan hanya pekerja yang berada di loji nuklear sekarang yang terdedah kepada risiko pencemaran serupa itu.

Apa bahan radioaktif yang dilepaskan di sekitaran?

Para pakar prihatin dengan dua bahan radioaktif yang mudah mencemarkan tanah dan rangkaian makanan.

Iodin beradioaktif - iodin 131 - mudah diserap oleh tiroid iaitu kelenjar yang mengawal penghasilan sel. Ini boleh meningkatkan risiko barah tiroid.

Bagi mengatasi risiko ini, kanak-kanak terutamanya - boleh diberikan pil mengandungi iodin stabil, yang boleh menghalang iodin beradioaktif diserap oleh tubuh.

Iodin beradioaktif boleh lupus dengan cepat dan akan hilang daripada sekitaran dalam tempoh beberapa minggu atau bulan.

Para penduduk Jepun dilaporkan sudah pun mengambil banyak makanan yang mengandungi iodin dan ini akan dapat membantu.

Satu lagi bahan radioaktif ialah caesium 137. Jika ia dibebaskan ke sekitaran, risiko akan kekal selama beberapa tahun. Caesium 137 mudah meresap ke tisu, otot dan tulang. Ini akan menyebabkan barah.

Ada bukti makanan telah tercemar?

Ya. Kementerian Kesihatan Jepun telah menggesa para penduduk yang tinggal berdekatan dengan loji agar berhenti minum air paip, selepas sampel yang diambil menunjukkan kadar iodin beradioaktif tiga kali lebih tinggi daripada normal.

Iodin beradioaktif juga dijumpai dalam bekalan air di Tokyo.

Kadarnya dua kali lebih tinggi daripada yang dianggap selamat untuk bayi dan kanak-kanak kecil.

Kadar radiasi yang lebih tinggi juga dikesan pada sampel susu dan bayam.

Bagaimanapun, kadar radiasi ini tidak membentangkan ancaman kepada kesihatan orang awam.

Ketua Setiausaha Kabinet Jepun, Encik Yukio Edano, berkata kadar radiasi yang dikesan dalam bayam, yang jika dimakan setiap hari selama setahun, sama dengan radiasi yang dikeluarkan dalam satu imbasan CT.

Bagaimana pula dengan pencemaran laut?

Kadar iodin beradioaktif 131, yang di kesan di air laut berhampiran loji nuklear telah mencapai 3,355 kali lebih tinggi daripada kadar selamat.

Pegawai Jepun mengaku kadar itu membimbangkan tetapi berkata ia tidak membentangkan ancaman segera ke atas kesihatan orang awam.

Bagaimanapun, adalah lebih baik jika ikan-ikan berdekatan kawasan itu tidak dimakan.

Iodin beradioaktif itu bagaimanpun dapat dilupuskan oleh arus laut dalam tempoh tiga bulan.

Adakah bencana di loji Fukushima serupa dengan bencana di Chernobyl?

Profesor Gerry Thomas, yang mengkaji bencana Chernobyl, berkata:

'Bencana ini tidak mungkin serupa dengan Chernobyl. Di Chernobyl, berlaku letupan wap, yang telah menyebabkan teras reaktor terdedah. Ini bermakna banyak radiasi yang dilepaskan di atmosfera.'

Walaupun bencana Chernobyl telah menyebabkan meningkatnya kes barah tiroid, hanya mereka yang tinggal di bandar Ukraine, Belarus dan Russia, yang paling dekat dengan tapak loji tenaga Chernobyl, yang terjejas. Mereka pula berusia muda ketika itu.

Bagaimana jika keadaan semakin buruk di loji Fukushima?

Jika berlaku satu lagi kebakaran di loji itu dan diburukkan lagi dengan tiupan angin kuat, pakar berkata bahan radioaktif mungkin boleh sampai ke Tokyo, yang terletak 241 kilometer daripada tapak loji.

Dalam keadaan itu pun, kadar radiasi adalah rendah dan dapat ditangani dengan langkah mudah, seperti duduk di rumah dengan semua tingkap ditutup.

Walaupun salah satu reaktor Fukushima meletup, bahan radioaktif akan dilepaskan sejauh 500 meter ke udara. Jika ini berlaku, pencemaran akan terhad dalam lingkungan antara 20 kilometer dengan 30 kilometer daripada tapak loji. -- Agensi.


Transform means change in outward structure or looks: BN can transform!

Posted: 08 Apr 2011 10:33 PM PDT

Deputy Prime Minister Muhyiddin Yassin ridiculed Pakatan Rakyat's ubiquitous slogan for 'change' or ubah in Malay and said, "They say change, but change is an archaic word. The word we in BN want to use in 'transformation'. Look at the dictionary for the word 'transformation', it is bigger than change. Change sudah lapuk (old fashioned)..."

Save it lah, DPM. Don't give us a lesson on change or transformation or whatchamacallit.

All we know is that BN can transform from the best to the worst.

Yes, BN can only transform Sarawak from heaven to hell!


Teddy Riley produced for Korean girl group Rania

Posted: 08 Apr 2011 10:02 PM PDT

American producer Teddy Riley – who has worked with Michael Jackson, Lady Gaga, and The Pussycat Dolls etc. – has produced a mini album for new Korean girl group Rania. Check out their debut track, Dr Feel Good

Not a bad song, but I don't see Rania making it big in Korea, which can be a bit conservative at times. The concept is probably created with the American market in mind, as the girls are expected to make their debut in the US in near future. An English version of Dr Feel Good is also included in this mini album.

Teddy Riley produced for Korean girl group Rania from YeinJee's Asian Blog


No comments: