Thursday, May 5, 2011

Amerika Dan Pakistan Berebutkan Amal, Isteri Muda Osama

Amerika Dan Pakistan Berebutkan Amal, Isteri Muda Osama


Amerika Dan Pakistan Berebutkan Amal, Isteri Muda Osama

Posted: 05 May 2011 09:24 AM PDT

Amerika Syarikat (AS) dan Pakistan berebut hak untuk menahan Amal al-Sadah, isteri termuda Osama bin Laden. Amal kini ditahan Pakistan dan negara itu, semalam, menolak permintaan Amerika untuk berbicara dengan Amal.

Perempuan berusia 27 tahun itu, berdasarkan laporan awal AS tentang serbuan ke kompleks tempat tinggal Osama di Pakistan, telah berupaya menjadi teman bagi suaminya dari serangan pasukan khusus Navy SEALs.

Namun, keterangan pihak AS kemudian menyebutkan, ia telah dijadikan teman oleh Osama dan terbunuh. Laporan itu pun diperbetulkan lagi dengan menyatakan bahawa Amal tidak terbunuh, hanya terluka di kaki. Amal seharusnya ikut diangkut helikopter pasukan AS, tetapi kerana satu dari dua helikopter pasukan itu jatuh saat mendarat, Amal pun ditinggalkan. Ia kemudian ditangkap pasukan Pakistan.

Siapakah Amal al-Sadah? Kisah tentang dia bermula 11 tahun lalu. Ketika itu, ia adalah gadis remaja yang dibawa dari sebuah kota yang tenang di Yaman selatan, pertama ke Pakistan, lalu ke Kandahar di Afganistan selatan. Setahun sebelum serangan 11 September 2001, ia menjadi isteri kelima Osama bin Laden. Saat itu, Amal berusia 18 tahun dan Osama 43 tahun.

Perkawinan itu diatur seorang tokoh Al Qaeda Yaman, Sheikh Mohammed Saeed Rashed Ismail. Ismail (saudaranya mendekam di tahanan Teluk Guantanamo) mengatakan kepada Yemen Post tahun 2008, "Saya adalah mak comblang (perkawinan) Osama dengan isterinya, Amal al-Sadah, yang merupakan salah seorang murid saya."

Bulan Julai 2000, Ismail mendampingi pasangan pengantin baru itu ke Afganistan. Tahun lalu, Ismail mengatakan kepada wartawan Hala Jaber, "Bahkan pada usia muda, dia (Amal) sangat taat beragama dan percaya pada hal-hal yang Osama—seorang peria yang sangat kuat agama dan saleh—yakini."

Perkawinan itu juga rupanya sebuah aliansi politik—demi memperkuat dukungan bagi Osama di tanah leluhurnya, Yaman. Pengawal Osama pada waktu itu, Abu Jandal, bertanggung jawab untuk menghantarkan mahar. "Sheikh (Osama) itu memberi saya 5.000 dollar AS dan menyuruh saya untuk mengirimkannya kepada orang tertentu di Yaman dan orang itu pada gilirannya membawa wang itu kepada keluarga pengantin perempuan," kata Abu Jandal pada harian Al Quds al Arabi tahun 2005.

Sesuai dengan tradisi Sunni konservatif, perayaan pernikahan itu semua menjadi urusan laki-laki. "Pengantin wanita dianggap telah menyetujui pernikahan itu dengan perjalanan ke Afganistan, jadi kehadirannya (dalam pernikahan) tidak diwajibkan," tulis Jaba di The Sunday Times setelah mewawancarai Ismail.

"Orang-orang merayakan dengan membaca puisi dan lagu, menyembelih anak-anak kambing, dan menyantap makanan." Menurut Abu Jandal, "lagu-lagu dan kegembiraan bercampur dengan (suara) tembak-tembakan ke udara".

Setahun setelah pernikahan itu, Amal al-Sadah melahirkan seorang anak perempuan di Kandahar (beberapa hari setelah serangan 11 September 2001). Anak itu diberi nama Safiyah. Anak itulah yang mungkin, menurut para pejabat Pakistan, telah melihat ayahnya ditembak mati pada Minggu lalu. Ibunya, menurut sumber-sumber Pakistan, kini telah pulih dari luka di kaki yang dideritanya dalam serangan tersebut.

Paspor tseorang perempuan Yaman yang ditemukan di kompleks persembunyian mereka tampaknya milik Amal, tetapi nama dalam pasport itu tidak sama persis dengan namanya. Para pejabat Yaman mengatakan, mereka tidak dapat mengidentifikasi secara pasti pasport itu dan Pakistan belum membuat permintaan untuk memulangkan siapa pun di kompleks bekas tempat tinggal Osama tersebut.

Tidak jelas apakah Osama dan Amal memiliki anak lainnya. Namun, pemimpin Al Qaeda itu memiliki lebih dari 20 anak dari lima isteri. Salah satu putranya juga dilaporkan terbunuh dalam serangan di kompleks Abbottabad di Pakistan itu.

Penganalisa terorisme CNN, Peter Bergen, telah menulis tentang pernikahan Osama dalam bukunya, The Osama bin Laden I Know: An Oral History of al Qaeda's Leader. Osama pertama kali menikah pada usia 17 tahun dengan seseorang yang masih sepupunya, Najwa Ghanem, yang mungkin dua tahun lebih muda dari Osama. Mereka punya 11 anak, tapi setelah menjalani hidup bersama yang terus-menerus berpindah, Najwa akhirnya meninggalkan Osama (dan Afganistan) beberapa hari sebelum serangan 11 September.

Isteri kedua Osama adalah Khadijah Sharif, sembilan tahun lebih tua dari Osama, seorang perempuan berpendidikan tinggi dan keturunan langsung Nabi Mohammad. Mereka menikah tahun 1983 dan punya tiga anak—tapi akhirnya mereka bercerai ketika tinggal di Sudan pada tahun 1990-an. Dalam wawancaranya dengan Al Quds al Arabi, Abu Jandal mengatakan, Khadijah tidak mampu menghadapi kehidupan mereka yang keras dan akhirnya kembali ke Arab Saudi.

Isteri pertama Osama, Najwa, membantu untuk mengatur perkawinan Osama yang ketiga dengan Khairiah Sabar. Khairiah juga perempuan berpendidikan tinggi dan bergelar doktor dalam syariah atau hukum Islam. Perempuan itu menikahi Osama tahun 1985 dan mereka punya satu anak, seorang putra. Bergen menulis bahawa tidak diketahui apakah perempuan itu selamat dari pengeboman di Afganistan pada Oktober dan November 2001.

Lalu, ada Siham Sabar yang menikahi Osama tahun 1987. Mereka punya empat anak, dan seperti Khairiah, dia tidak ketahuan jejaknya sejak invasi ke Afganistan. Amal al-Sadah adalah isteri kelima dan termuda Osama. Amal sempat dipulangkan ke Yaman demi keselamatannya, tapi entah kenapa dia kembali ke tempat Osama.

Menurut Abu Jandal, setelah keluarga besar Osama tiba di Afganistan tahun 1996, mereka kerap naik bas yang dikawal dengan sebuah kendaraan yang penuh penjaga. Ia mengatakan, tiga isteri Osama hidup harmonis dalam rumah yang sama. Mereka sering pergi ke acara outing keluarga—Osama dalam sebuah kereta persendirian diikuti bas keluarga. Pada acara seperti, kata Abu Jandal, pemimpin Al Qaeda itu akan mengajari para isterinya bagaimana menggunakan senjata api.

Pengamat teroris CNN, Paul Cruickshank, mengatakan, tidak menghairankan jika di kompleks di Abbottabad yang diserang pasukan AS pada minggu lalu terdapat sejumlah anak meskipun tidak diketahui berapa orang yang merupakan anak Osama. "Dia berusaha melatih anak-anaknya untuk mengikuti jejaknya."

Secara keseluruhan, menurut Abu Jandal, Osama memiliki 11 putera, beberapa di antaranya lari dari kkeadaan kehidupan yang keras bersama ayah mereka ke kehidupan yang lebih sejahtera bersama keluarga besar Bin Laden yang kaya. "Adapun anak perempuan tidak diketahui pasti jumlahnya," kata Abu Jandal kepada Al Quds al Arabi.

Beberapa minggu setelah peristiwa 11 September, Osama mengatakan kepada wartawan Pakistan, Hamid Mir, bahawa ia punya rencana untuk puteri bungsunya, Safiyah. "Saya menjadi seorang ayah dari seorang gadis setelah 11 September," katanya. "Saya menamai dia Safiyah, yang membunuh seorang mata-mata Yahudi pada zaman Nabi. (Puteri saya) akan membunuh musuh-musuh Islam seperti Safiyah." -CNN


Is Shafee God? Can I say Teoh was 'forced to commit suicide' by MACC??

Posted: 05 May 2011 08:33 AM PDT

Teoh Beng Hock committed suicide in order to protect his employer and his party, DAP, from charges of corruption, the Royal Commission of Inquiry (RCI) into his death was told today.
raja petra shafee abdullah sedition case 150808 04The suggestion, put forward by Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC) lawyer Muhammad Shafee Abdullah (right), was that Teoh could have taken his own life, choosing "death before dishonour". Shafee asked, "Looking at the complexity of the situation Teoh Beng Hock was in, he was under severe pressure because more would be uncovered, he would probably have committed suicide, as an honour suicide and to protect you and the party? As the Chinese proverb goes 'death before dishonour'." In his reply to Shafee, Ean Yong said that Teoh would "never" commit such an act, adding that the "MACC did their investigation and cleared us".



Modern Day Proverbs

Posted: 05 May 2011 07:45 AM PDT

* Do not walk behind me, for I may not lead. Do not walk ahead of me, for I may not follow. Do not walk beside me, either. Just leave me the hell alone.

* The journey of a thousand miles begins with a broken fan belt and a leaky tire.

* It's always darkest before dawn. So if you're going to steal the neighbor's newspaper, that's the time to do it

* Sex is like air; it's not important unless you aren't getting any.

* We are born naked, wet, and hungry. Then things get worse.

* No one is listening until you make a mistake.

* Always remember you're unique, just like everyone else.

* Never test the depth of the water with both feet.

* It may be that your sole purpose in life is simply to serve as a warning to others.

* It is far more impressive when others discover your good qualities without your help.

* If you think nobody cares if you're alive, try missing a couple of car payments.

* If you tell the truth you don't have to remember anything.

* If you lend someone $20, and never see that person again; it was probably worth it.

* Never mess up an apology with an excuse.

* Give a man a fish and he will eat for a day. Teach him how to fish, and he will sit in a boat and drink beer all day.

* If you drink, don't park. Accidents cause people.

* Some days you are the bug, some days you are the windshield.

* Don't worry, it only seems kinky the first time.

* If at first you don't succeed, skydiving is not for you.

* Don't squat with your spurs on.

* Good judgment comes from bad experience and a lot of that comes from bad judgment.

* The quickest way to double your money is to fold it in half and put it back in your pocket.

* Timing has an awful lot to do with the outcome of a rain dance.

* A closed mouth gathers no foot.

* Duct tape is like "The Force," it has a light side and a dark side and it holds the universe together.

* Eagles may soar, but weasels don't get sucked into jet engines.

* There are two theories to arguing with women. Neither one works.

* Never miss a good chance to shut up.

* Generally speaking, you aren't learning much when your mouth is moving.

* Before you criticize someone, you should walk a mile in their shoes. That way, when you criticize them, you're a mile away and you have their shoes.

* Experience is something you don't get until just after you need it.

* Don't be irreplaceable; if you can't be replaced, you can't be promoted.

-Author Unknown-


Eskay U-Turn Kerana Takut Qazaf, Laknat Bakal Timpa Wartawan & Blogger UMNO

Posted: 05 May 2011 08:27 AM PDT

Eskay Tukar Kenyataan Takut Dakwaan Qazaf

Dalang video seks, Datuk Shazryl Eskay Abdullah mengangkat sumpah laknat yang menyalahi hukum syarak, semata-mata kerana khuatir dikenakan tuduhan Qazaf bersabit fitnah video lucah untuk mengaibkan Datuk Seri Anwar Ibrahim.

Ketua Angkatan Muda Keadilan (AMK) Shamsul Iskandar Mohd Akin berkata, kredibiliti Eskay semakin terhakis saban hari melalui kenyataan yang tidak konsisten seraya menimbulkan kesangsian di kalangan umat.

Berdepan dengan kredibilitinya yang semakin rapuh, Eskay menggunakan kitab suci al-Quran sebagai cara untuk menghalalkan fitnahnya itu di mata rakyat.

"Saya yakin ketidaktentuan kenyataan Eskay berkaitan Anwar dalam video ini tentunya ada kaitan dengan desakan keras daripada kelompok NGO dan rakyat beragama Islam yang meminta Eskay dikenakan tuduhan Qazaf," tambah belau.

"Apa yang perlu dilakukan sekarang ialah Jawi perlu terus membuat tindakan susulan dan siasatan lanjut terhadap apa yang berlaku di masjid Sentul," kata beliau ketika dihubungi Tv Selangor sebentar tadi.

Setelah mempertontonkan video lucah 21 minit itu kepada wartawan pada 21 Mac lalu, Eskay semalam menafikan beliau menuduh Anwar berzina.

"Saya tidak pernah menuduh Anwar berzina. Bila saya tuduh dia berzina? Soal dia zina atau tidak berzina tidak ada kena mengena dengan saya," kata Eskay kepada pemberita selepas memberi kenyataan kepada Polis Kepong semalam.

Dalam membuat penafian itu, Eskay cuba meletakkan beban fitnah kononnya Anwar adalah pelaku dalam video itu di atas bahu wartawan.

Eskay berkata beliau menjemput wartawan terpilih untuk menonton video itu di Hotel Carcosa pada 21 Mac lalu kerana mahukan mereka membuat penilaian sama ada pelaku dalam rakaman itu adalah Anwar.

"Saya menghubungi wartawan untuk tanya sama ada orang dalam rakaman itu adalah Anwar, itu sahaja. Anda yang paling rapat dengan dia, selalu mewawancara dia," kata Eskay kepada pemberita yang kelihatan tercegang dengan kenyataan beliau.

Eskay hadir ke Balai Polis Kepong semalam memberi kenyataan bersabit kekecohan yang berlaku di Masjid Amru Al-As, Sentul pada 29 April lalu.

Ditanya pemberita, Eskay tidak dapat menjelaskan kenapa jam Omega yang didakwanya dicuri oleh pelacur terbabit tidak ada dalam rakaman itu.

Eskay juga mengaku beliau muncul dalam video itu tetapi menafikan dakwaan bahawa beliau pembekal pelacur terbabit.

Shamsul berkata penafian Eskay menuduh Anwar semalam bercanggah dengan sumpah laknatnya Jumaat lalu serta kenyataan media yang dibuatnya pada 21 Mac lalu.

Shamsul mahukan Jabatan Agama Islam Wilayah (JAWI) untuk menjalankan siasatan lanjut dan seterusnya mendakwa trio Datuk T di bawah Seksyen 41 Akta Jenayah Syariah Wilayah Persekutuan bersabit Qazaf.

Jika didapati bersalah gandingan Datuk T - Eskay, Ahli Majlis Tertinggi Umno Tan Sri Rahim Thamby Chik dan bekas Bendahari Perkasa Shuib Lazim boleh dikenakan tindakan tiga tahun penjara atau denda RM5,000 atau kedua-duanya sekali.

"Ini semua adalah perangkap politik yang mana kita tahu ianya bertujuan untuk memerangkap Anwar dan bukan niat sebenar. Sebab itu kita kembali ke mahkamah Syariah minta mereka menjalankan pendakwaan mengikut Islam dan itu tindakan yang sepatutnya dilakukan," katanya. -tvsnews



Ulasan GB

Seperti yang GB katakan sebelum ini, SAH bahawa pelaku itu bukan Anwar: Eskay Dah Tak Mengaku Tuduh Anwar. Justeru ternyata kenyataan yang mengkaitkan Anwar sebagai pelaku di dalam video seks berkenaan adalah fitnah yang nyata.

Bukan sahaja Datuk Eskay telah mula ditimpa bahana kesan dari sumpah laknatnya, malah sesiapa juga yang menyetujui fitnah Eskay itu sudah barang pasti juga bakal menerima bahana sumpah laknat itu termasuk dua orang lagi yang mewakilkan Eskay untuk bersumpah laknat, polis yang melindungi dan masih tidak menahan Datuk T, wartawan media arus perdana yang beriya-iya menuduh Anwar sebagai pelaku di dalam video seks berkenaan, blogger pencacai UMNO yang terus-terusan menyemarakkan fitnah Eskay berkenaan dan sesiapa juga individu yang merestui dan bersetuju dengan fitnah Eskay itu.

Ini berdasarkan kepada firmanullah

Orang yang memfitnah orang mukmin, kemudian tidak bertaubat, bagi mereka azab jahanam dan neraka yang membakar.Al-Buruj : 10


This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Message From a Recon Marine in Afghanistan

Posted: 05 May 2011 07:05 AM PDT

It's freezing here. I'm sitting on hard, cold dirt between rocks and shrubs at the base of the Hindu Kush Mountains, along the Dar'yoi Pomir River, watching a hole that leads to a tunnel that leads to a cave. Stake out, my friend, and no pizza delivery for thousands of miles.

I also glance at the area around my ass every ten to fifteen seconds to avoid another scorpion sting. I've actually given up battling the chiggers and sand fleas, but them scorpions give a jolt like a cattle prod. Hurts like a bastard. The antidote tastes like transmission fluid, but God bless the Marine Corps for the five vials of it in my pack.

The one truth the Taliban cannot escape is that, believe it or not, they are human beings, which means they have to eat food and drink water. That requires couriers and that's where an old bounty hunter like me comes in handy. I track the couriers, locate the tunnel entrances and storage facilities, type the info into the handheld, shoot the coordinates up to the satellite link that tells the air commanders where to drop the hardware. We bash some heads for a while, then I track and record the new movement.

It's all about intelligence. We haven't even brought in the snipers yet. These scurrying rats have no idea what they're in for. We are but days way from cutting off supply lines and allowing the eradication to begin.

I dream of bin Laden waking up to find me standing over him with my boot on his throat as I spit into his face and plunge my nickel-plated Bowie knife through his frontal lobe. But you know me, I'm a romantic. I've said it before and I'll say it again: This country blows, man. It's not even a country. There are no roads, there's no infrastructure, there's no government. This is an inhospitable, rock pit shit hole ruled by eleventh century warring tribes. There are no jobs here like we know jobs.

Afghanistan offers two ways for a man to support his family: join the opium trade or join the army. That's it. Those are your options. Oh, I forgot, you can also live in a refugee camp and eat plum-sweetened, crushed beetle paste and squirt mud like a goose with stomach flu, if that's your idea of a party. But the smell alone of those 'tent cities of the walking dead' is enough to hurl you into the poppy fields to cheerfully scrape bulbs for eighteen hours a day. I've been living with these Tajiks and Uzbeks, and Turkmen and even a couple of Pushtuns, for over a month-and-a-half now, and this much I can say for sure: These guys, all of 'em, are Huns... Actual, living Huns. They LIVE to fight. It's what they do. It's ALL they do... They have no respect for anything, not for their families, nor for each other, nor for themselves. They claw at one another as a way of life. They play polo with dead calves and force their five-year-old sons into human cockfights to defend the family honor. Huns, roaming packs of savage, heartless beasts who feed on each other's barbarism. Cavemen with AK-47's. Then again, maybe I'm just cranky.

I'm freezing my ass off on this stupid hill because my lap warmer is running out of juice, and I can't recharge it until the sun comes up in a few hours. Oh yeah! You like to write letters, right? Do me a favor. Write a letter to CNN and tell Wolf and Anderson and that awful, sneering, pompous Aaron Brown to stop calling the Taliban 'smart..' They are not smart. I suggest CNN invest in a dictionary because the word they are looking for is 'cunning.' The Taliban are cunning, like jackals and hyenas and wolverines..They are sneaky and ruthless, and when confronted, cowardly. They are hateful, malevolent parasites who create nothing and destroy everything else. Smart.. Pfft. Yeah, they're real smart.

They've spent their entire lives reading only one book (and not a very good one, as books go) and consider hygiene and indoor plumbing to be products of the devil. They're still figuring out how to work a Bic lighter. Talking to a Taliban warrior about improving his quality of life is like trying to teach an ape how to hold a pen; eventually he just gets frustrated and sticks you in the eye with it. OK, enough. Snuffle will be up soon, so I have to get back to my hole. Covering my tracks in the snow takes a lot of practice, but I'm good at it.

Please, I tell you and my fellow Americans to turn off the TV sets and move on with your lives. The story line you are getting from CNN and other news agencies is utter bullshit and designed not to deliver truth but rather to keep you glued to the screen through the commercials. We've got this one under control The worst thing you guys can do right now is sit around analyzing what we're doing over here, because you have no idea what we're doing, and really, you don't want to know. We are your military, and we are doing what you sent us here to do, keep you safe, and keep the fight off of American soil.

You wanna help us ?

Take Obama and the Democrat Party out of power !

SUPPORT OUR MARINES
....SEMPER FI.... http://theabundantgift.blogspot.com/search?updated-max=2010-02-01T22%3A21%3A00-06%3A00&max-results=8


[Video] Polis Ugut Untuk Campak Peguam Dari Bangunan Seperti Kes SPRM

Posted: 05 May 2011 06:50 AM PDT

Peguam Lawyers For Liberty (LFL), Fadiah Nadwa Fikri yang membantah keras penguatkuasaan undang-undang Ordinan Darurat menerima ugutan dari seorang anggota polis ketika menjalankan tugasnya di Ibu Pejabat Polis Derah Gombak semalam.

Ugutan berbunyi "jangan sampai jadi macam SPRM" itu diterima Fadiah ketika mengambil keterangan anak guamnya, Mohamad Arif Abu Samah.

Peguam kepada Fadiah, N. Surendran berkata tindakan anggota polis berkenaan adalah perbuatan melampau yang salah di sisi undang-undang dan boleh didakwa di bawah Seksyen 503 dan Seksyen 506 Kanun keseksaan Imiditasi Jenayah dengan niat menakutkan individu dengan kematian.

"Kita memberikan tempoh 24 jam untuk menahan pegawai polis yang terlibat, ugutan ini bukan sahaja kepada individu tetapi terhadap sistem keadilan negara, jika peguam diugut, rakyat akan menderita," katanya.

Pada sidang media yang diadakan di pejabat LFL hari ini, Surendran menjelaskan anak guamnya ada mencabar anggota polis berkenaan membuang beliau dari tingkap dan ia tidak dinafikan oleh pegawai berkenaan.

Tindakan agresif anggota polis itu kata Surendran jelas melangkaui batas undang-undang yang sepatutnya menjadi amalan mereka.


Ugutan untuk mencampak Fadiah keluar dari tingkap mirip kejadian yang berlaku terhadap mendiang Teoh Beng Hock yang ditemui mati di bangunan Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) dua tahun lalu.

"Sekali lagi masalah daripada pihak kerajaan, Menteri Dalam Negeri kerana kerajaan terus-menerus melindungi pihak berkuasa setiap kali mereka melakukan kesalahan. Jika berlaku seperti kes Teoh beng Hock, semalam anggota terbabit tanpa rasa takut mengugut peguam untuk menghumbannya keluar daripada tingkap," katanya yang juga Naib Presiden PKR.

Jelas Surendran, ketika insiden itu, Fadiah menemui anak guamnya yang merupakan satu prosedur biasa terhadap mana-mana individu yang ditahan dan kehadiran anggota polis dilihat bertujuan untuk mengganggu tugas pihak peguam.

Beliau memaklumkan kejadian ugutan ini tertakluk di bawah Seksyen 503 dan Seksyen 506 Kanun keseksaan Imiditasi Jenayah dengan niat menakutkan individu dengan kematian, jika sabit kesalahan hukuman penjara selama 7 tahun boleh dikenakan.

Fadiah sebelum ini membantah keras penguatkuasaan undang-undang Ordinan Darurat ke atas remaja berusia 19 tahun yang membenarkan penahanan tanpa bicara
selama 60 hari.

Menurut Fadiah penggunaan undang-undang berkenaan untuk menahan remaja yang kini adalah anak guamnya begitu kejam memandangkan remaja berkenaan tidak mempunyai sebarang rekod jenayah untuk disabitkan kesalahan. -tvsnews




This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

ko sedehhhh sangat!

Posted: 05 May 2011 05:32 AM PDT

tadi akak tengok berita awani astro..sian orang ni..masuk pertandingan kareoke dapat hadiah roti gardenia yang harga 50 sen tu ngan paper bag..sian...

penganjur tipu hadiah katanya..sian ko dik..baik ko kareoke free je.. sedih....

cakap pasal nyanyi ni..akak ade terbaca yang ade dua group malaysia ni ala2 Kpop katanya...
katanya the 1st Kpop group in malaysia katanya...
diorang x tu Kpop tu stand for what...Korean Pop...yang ko feeling Kpop tu nape...

sedih akak tengok ...satu kumpulan 24:7..group lelaki..ala2 siti rogayah gitu..feeling2 tayang muka kiut walhal desa..tolong lah...


koreanya hakuuuuuuuuu

okey..alah alah alah...yang kanan sekali baju putih tu rase akak nak bantai je

lagi satu group pompuan namanya gula-gula...cam sial kan...ape perasaan diorang ni ek...

dari ko pilih nama kumpulan gula-gula..baik ko letak nama kumpulan ko seng seng ub (sengal sengal ubi) lebih sesuai...

feeling lah korang nak pupular kalau xde identiti sendiri ni...malaysia x leh terima kalau ko ni pelik2 sangat...

kalau Korean Pop singkatannya Kpop...

kalau Chinese Pop...jadi Chipop ke...lain macam je..

cuba uoll sebut Chipop tu banyak kali....jadi pe...opsss
..


Tangkap Dan Siasat Gani Patail Segera

Posted: 05 May 2011 05:57 AM PDT

Mat Zain gesa Putrajaya tubuh suruhanjaya diraja siasat A-G

KUALA LUMPUR, 5 Mei — Kerajaan perlu menubuhkan suruhanjaya diraja untuk menyiasat peguam negara dan bekas ketua polis negara, yang tindakan mereka didakwa telah menghakis keyakinan rakyat ke atas institusi pendakwaan dan penyiasatan, kata bekas pegawai polis Datuk Mat Zain Ibrahim.

Mat Zain berkata kesalahan-kesalahan yang didakwa melibatkan Tan Sri Abdul Gani Patail (gambar) dan Tan Sri Musa Hassan terhadap keadilan awam "adalah terlalu besar untuk dimaafkan."

"Kesalahan-kesalahan mereka sama ada dilakukan berasingan atau dengan niat bersama telah memberi kesan parah yang mendalam dan jangka panjang terhadap sistem keadilan jenayah negara.

"Malah tindakan mereka berdua telah memusnahkan keyakinan rakyat, bukan sahaja terhadap Polis Diraja Malaysia, malahan terhadap Jabatan Peguam Negara sendiri," kata beliau dalam surat terbuka terbaru dihantar kepada Ketua Polis Negara Tan Sri Ismail Omar, yang diedarkan kepada media hari ini.

Bekas ketua polis Kuala Lumpur itu yang pernah menulis beberapa surat terbuka kepada Ismail berhubung siasatan dan proses pendakwaan berkaitan kes Datuk Seri Anwar Ibrahim 12 tahun lalu termasuk insiden mata lebam berkata, beliau berpendapat demi keadilan awam sendiri, Ismail selaku Ketua Polis Negara yang baru perlu membawa syor diadakan suruhanjaya siasatan kepada Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak.

"... supaya suruhanjaya diraja siasatan atau satu tribunal dibentuk menyiasat dakwaan ini secara telus dan menyeluruh serta 'once and for all'.

"Jika fakta-faktanya dibentangkan kepada beliau secara jujur dan teratur, saya yakin YAB Perdana Menteri tidak akan menghampakan rakyat," katanya lagi.

Musa merupakan pegawai penyiasat ketika kes Anwar muncul pada 1998 manakala Gani pula anggota pasukan pendakwaan.

Kedua-dua mereka kemudian mengetuai polis dan Jabatan Peguam Negara.

Dalam hubungan ini, Mat Zain berkata, apapun tanggungjawab dan pendirian polis menyiasat sesuatu kes jenayah itu walau berapa lama pun telah berlaku, wajar dikekalkan.

"Walaupun kesalahan-kesalahan jenayah Gani dan Musa didakwa berlaku 12 tahun lalu, tidak bermakna yang ia boleh dilupakan begitu sahaja atau 'swept under the carpet'," katanya sambil merujuk kepada peruntukan tiada sekatan masa untuk sesuatu kes jenayah itu disiasat secara terperinci.

Contoh terbaik boleh dijadikan sandaran kata beliau, ialah kes bunuh beramai-ramai di Batang Kali pada 1948 dan kerajaan telah menyatakan persetujuan untuk menyiasatnya pada 1993.

"Sekiranya dalam kejadian pembunuhan beramai-ramai Batang Kali 1948 telah memusnahkan nyawa 24 orang tempatan, insiden keruntuhan Highland Towers 1993 pula mengorbankan 48 orang, perbuatan Gani dan Musa sejak 1998 telah memusnahkan keseluruhan sistem keadilan jenayah negara.

"Sekiranya tidak ditangani dengan telus dan menyeluruh, rakyat akan mengungkitnya selama mana rakyat mengungkit tragedi Batang," katanya.

Dalam suratnya Mat Zain berkata, sejak dua minggu ini orang ramai nampaknya bertambah lantang mengecam dan mengutuk tentang cara polis menangani isu video lucah yang dikatakan melibatkan Anwar.

"Malahan terdapat mereka dengan secara terbuka dan berani mengeluarkan kata-kata kesat dan lucah terhadap pucuk pimpinan polis.

"Melihat tindak tanduk dan kenyataan umum yang dibuat oleh polis sendiri, dan diperbesarkan oleh media, kita tidak dapat menyalahkan rakyat jika berpendirian sedemikian," katanya lagi.

Secara peribadi kata Mat Zain, beliau merasakan polis terlalu menurut karenah Peguam Negara seolah tidak bebas bertindak sendiri.

Katanya, "sebagai seorang pesara yang mengetahui sedikit sebanyak asal usul isu dalam persoalan, saya berasa sedih dan khuatir sejarah lama akan berulang dan pisang akan berbuah dua kali. -TMI

Ulasan GB

GB sudah ulas sebelum ini. Petikan:

Malaysia dilihat di dalam banyak hal mengikut telunjuk Peguam Negara yang seorang ini yang nampaknya kian hari kian mencengkam untuk melaksanakan agenda-agenda yang hanya dia dan Allah s.w.t saja yang tahu.

Beliau sangat berkuasa di dalam menentukan apa yang perlu dibuat dan apa yang tidak perlu dibuat oleh kerajaan sekalipun apa yang disampaikan sebenarnya hanya untuk kepentingan-kepentingan tertentu.

Peguam Negara Tan Sri Abdul Ghani Patail dikenali oleh rakyat Malaysia sebagai manusia paling hina yang pernah dimiliki oleh negara. Beliau selama ini bertindak seperti beliau seorang Maharaja Paling Berkuasa, memperbodohkan Perdana Menteri dan kabinet serta rakyat seluruhnya dengan melepaskan perahsuah-perahsuah negara serta menakut-nakutkan hakim-hakim dengan bertindak sebagai Pendakwa Raya untuk meminta mahkamah supaya rakyat yang dipandangnya sebagai ancaman kepada pemerintah dihalang daripada diikatjamin.

Selebihnya di: Manusia Paling Berkuasa Di Malaysia


Bukti Saiful Tak Diliwat

Posted: 05 May 2011 05:28 AM PDT



This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

General elections...Singapore style!

Posted: 05 May 2011 05:26 AM PDT











If you hoping to see posters, buntings and symbol of political parties hanging from the highest trees in Singapore at the coming general elections at this island republic you are in for a disappointment.
General elections Singapore style is as banal and as sterile as you can get!
No fanfare or bikers zooming dangerously jeopardising lives.
I, and two other friends, were in Singapore last week to see how this republic was preparing for the coming elections. Being from across the cause way I was anticipating pictures of Lee Kuan Yew, Goh Chok Tong or Brigadier Lee Hsien Loong to be pasted all along the streets and roads in Singapore well I, we, didn't see it.
Even if there is a posters, very small ones, if you are driving and if you blink you will miss the small PAP posters, but placed at a strategic junctions. So subliminal and yet almost invisible, but the ruling party's symbols are there.
How I wish our general elections can be conducted in such a way. The recent Sarawak state elections saw many plastic posters, banners, and billboards that would be thrown away after the polls.
The thing that we have to learn from Singapore is to be more friendly to the environment and to pollute less and using less resources non-bio-degradable material, as our way of respecting Mother Earth!


Fenomena "Kepala Air" Punca Tragedi Kanak-kanak Lemas Di Ulu Bendul

Posted: 05 May 2011 04:57 AM PDT

TRAGEDI: Pasukan penyelamat menjalankan operasi mencari Norshaza Alisa dan Norshaza Azira (atas dan bawah dalam gambar sisipan), yang kemudian ditemui maut, dan adik mereka, Norshaza Shakinah, yang masih hilang. Gambar ihsan BH

Kuala Pilah - Fenomena kepala air dipercayai menjadi punca tiga kanak-kanak perempuan dihanyutkan arus deras ketika mereka sedang mandi-manda di kawasan perkelahan Hutan Lipur Ulu Bendul dekat sini, petang kelmarin.


Dalam kejadian kira-kira 5 petang itu, Nur Syaza Alisa Said Ahmad, 5, dan dua adiknya, Nur Syaza Azira, 4 serta Nur Syaza Sakinah, 2, hanyut dibawa arus deras.
Bapa ketiga-tiga mangsa, Said Ahmad Ibrahim, 28, dan kenalan wanitanya, Alwani Abu Hassan, 20-an, berjaya diselamatkan oleh orang ramai yang berada di lokasi kejadian.

Fenomena yang dianggap luar biasa itu berpunca akibat kewujudan takungan air di puncak Gunung Angsi semasa hujan lebat mengakibatkan kawasan perkelahan terkenal itu dikejutkan dengan arus deras.

Kejadian sama dikatakan pernah berlaku di kawasan rekreasi Lata Kijang, Jelebu, Januari lalu serta di kaki Gunung Berembun
berhampiran Jalan Pantai, Seremban, kelmarin.

Pada mulanya Said menegah anaknya mandi di situ kerana cuaca mendung.

Bagaimanapun, kerana tidak mahu menghampakan hasrat anaknya yang bersungguh-sungguh, Said Ahmad Ibrahim, 28, akhirnya mengalah dan membawa anak kesayangannya itu untuk mandi di lokasi perkelahan berkenaan.

"Anak-anak saya beriya-iya hendak mandi di Ulu Bendul walaupun sudah ditegah kerana hari mulai mendung.

"Ketika sampai di sana, cuaca masih elok. Tidak lama kemudian, barulah hujan renyai-renyai. Saya ingatkan anak-anak saya supaya tidak mandi kerana hujan dan akan datang semula pada hari lain, tetapi mereka bertiga tetap mahu mandi.

"Untuk tidak mahu menghampakan mereka bertiga, saya bawa mereka mandi di bahagian tengah. Ketika itu saya pegang anak perempuan nombor dua dan bongsu. Manakala yang sulung, rakan wanita saya pegang," katanya.

Menurutnya, ketika itu mereka tidak mengesyaki apa-apa sebelum tiba-tiba dengar deruan air kuat dari arah belakang lalu menghanyutkan mereka berlima.

Dalam keadaan tidak sedar, katanya, dia terlepas kedua-dua anak perempuannya kerana air sangat deras, selain kedua-dua belah kakinya terhantuk batu.


"Semasa kepala air datang ke arah kami, saya memang pegang kuat kedua-dua anak saya supaya tidak terlepas dari pelu­kan. Tetapi, air sangat laju dan menghanyutkan saya, anak-anak serta rakan wanita saya.

"Memang ketika itu, saya tidak dapat berfikir apa-apa dan anak-anak sudah hilang dari pandangan mata. Rakan wanita saya sempat berpaut kepada akar pokok dan berjaya diselamatkan pengunjung di situ. Manakala saya pula, tersangkut di akar-akar pokok diselamatkan oleh orang ramai," katanya ketika ditemui di Hospital Tuanku Ampuan Najihah, di sini, semalam.

Said cedera di kedua-dua kakinya menganggap ini satu dugaan hidup, bagaimanapun dia bersyukur kerana dapat memenuhi permintaan terakhir arwah anaknya.

"Anak-anak saya sempat bergurau dengan atuknya sebelum pergi ke Ulu Bendul, walaupun sebelum ini tidak pernah berbuat demikian," katanya.

Dalam kejadian kira-kira jam 5 petang kelmarin, Nur Syaza Alisa Said Ahmad, 5, dan dua adiknya, Nur Syaza Azira, 4, serta Nur Syaza Sakinah, 2, hanyut dibawa arus deras.

Manakala, Said dan kenalan wanitanya, Alwani Abu Hassan, 20-an, berjaya diselamatkan orang ramai yang berada di lokasi kejadian.

Mayat Nur Syaza Alisa dan Nur Syaza ditemui sekitar 500 meter dan 2.5 kilometer dari lokasi mereka dihanyutkan, sementara sehingga malam tadi, gerakan mencari Nur Syaza Sakinah masih diteruskan. -SH


Dua adik-beradik maut, seorang lagi hilang

KUALA PILAH (Negeri Sembilan): Tiga adik-beradik hilang sekelip mata dihanyutkan air deras akibat fenomena 'kepala air' di Sungai Ulu Bendul, dekat sini, kelmarin.

Kejadian itu berlaku sekitar 5 petang ketika Norshaza Alisa, lima tahun; Norshaza Azira, empat tahun; dan Norshaza Shakinah, dua tahun, mandi di sungai itu bersama bapa mereka, Syed Ahmad Ibrahim, 28 tahun, dan seorang rakannya, Cik Alwani Abu Hasan, 20-an tahun.

Mayat Nurshaza Alisa dan Nurshaza Azira ditemui awal pagi semalam, sementara usaha mencari Nurshaza Shakinah masih diteruskan.

Kelima-limanya tidak sempat naik ke tebing apabila air sungai dari kawasan Gunung Angsi tiba-tiba melimpah lalu menghanyutkan mereka.

Seorang saksi yang sedang menyertai program perkhemahan di situ, Encik Turiman Bostam, 40 tahun, berkata beliau nampak air sungai melimpah dengan deras dan terkejut apabila melihat beberapa orang terkapai-kapai di sungai itu.

Menurut beliau, seorang lelaki dan dua kanak-kanak kelihatan tenggelam timbul dan berpusing- pusing dalam limpahan air deras.

'Seorang wanita juga kelihatan hampir lemas. Mujur dia dekat dengan tempat saya berdiri dan tanpa membuang masa saya tarik rambutnya lalu membawanya ke tebing sungai. Lelaki dewasa itu pula diselamatkan orang lain.

'Namun, saya kesal kerana kanak-kanak itu tidak sempat diselamatkan dan hilang dibawa air deras,' kata Encik Turiman.

Lelaki dan wanita yang diselamatkan itu kemudian dikenal pasti Syed Ahmad dan Cik Alwani.

Syed Ahmad telah bercerai dengan ibu tiga anaknya itu, Cik Wan Azlela Wan Abdullah, 33 tahun, yang berada di Senawang, Seremban, ketika kejadian itu.

Beliau bergegas ke tempat kejadian selepas diberitahu tentangnya dan menangis tanpa henti serta pengsan beberapa kali.

Syed Ahmad dan Cik Alwani cedera ringan dan dikejarkan ke hospital.

'Kepala air' ialah permulaan atau penghabisan air bah. -BH





Balik kampung and my best friend’s engagement

Posted: 05 May 2011 03:33 AM PDT

I hate it when I start writing a new blog entry with " OMG, it has been a long time since I last updated this blog.."
But there you go, I just did it again and this time I took so long to write a new entry until I couldn't remember what was the previous post all about. Darn!

Anyway, this time let's see what Miki did during the three-day weekend. We went BALIK KAMPUNG! Yay! Gosh balik kampong can be so much fun! All three of us enjoyed it very much although Azman and I was dead tired after the long drive.

On Friday, my company's Annual Dinner was held at the Royale Chulan and I had so much fun although I didn't win any lucky draw prizes. I just have to mention the lucky draw because the grand prize was RM10,000 cash, second prize RM6,000 and third RM4,000. Other than that they gaveaway electronic items and my boss won a 32in LCD! *jealous* I am not gonna promise but if suddenly I become rajin I will post some colorful pics taken from the dinner.

After the dinner, at 3am we drove back to Kedah. Miki's Opah cooked yummy food, we ate and ate and later in the evening we went to Ulu Legong Hot Springs for some natural sauna effect. It was very nice, I like that place.


Miki at the Pasar Malam, posing in front of all the durians. These were sold at Rm6 per kilo. Type D99 and I think I like this better than other types.

On Sunday morning we rushed to Penang for my best friend who was also my bride's maid- Rina's engagement. She looked so pretty and so pinang di belah dua with Tariq who flown all the way from Birmingham. I am so happy for you Rina! Congrats!

B-na, Rina, me! whaddepak my tummy berlipat-lipat..?! *stress*


Hazrina & Tariq Khan

That night I joined the guys lepak-ed at Kayu Nasi Kandar behind Vistana to watch ManUtd vs Arsenal but kalah pulak. Vavi tul! Hehe

On Monday, my sister, Ija, her hubby and kiddoes joined us for a picnic at the beach! Wahh it was so nice, I love beaches although they never fail to make me blacker than Kopi O Kapal Api. Haishhh…

Miki nampak whale ke apa Miki?

Miki, Kakak Win and Kakak Oya!

After super delicious lunch that my Mom made for us, we went out to makan some more! LOL This time we headed for some serious laksa in Balik Pulau. If you are a makan fan, you should know Laksa Pokok Janggus!

Apart from laksa, they also have delicious sesame seed banana fritters, all sorts of drinks and of course ais-kacang! Love it!


Laksa Pokok Janggus in Balik Pulau, Penang


Miki terliur ke?

Opah and Daddy- This pic is taken by Miki. Not bad eh?


Kakak Win – pic also by Miki. This is a nice shot, Miki. Gambar sharp tak goyang…


Miki, Kakak Win and Baby Naufal tome-tome! Timinimini!!!

And below pics are simply because I couldn't get enough of Cimiki Chikadee!

As we were packing our bags to go back to Kinrara late Monday evening, Miki suddenly mengamuk and upset. He wanted Arash, his 9 year old cousin to follow us laaaa, and then he wanted to stay in Penang laa… It's breaking my heart seeing him that way, knowing he was enjoying himself so much in Kedah and Penang.

Trust me Miki, Mummy and Daddy too love to be spending time with our family members but our lives are in the Klang Valley so we have to go back. I promise we will visit your Opahs and Atuk again soon. Family is a gem so precious, Miki! I hope you will always love and treasure your family from now until forever.

We love you, Miki!


Twinkies and Root Beer

Posted: 05 May 2011 03:09 AM PDT

Frankly, I am quite saddened when I read the exchange between politicians from both sides of the divide. The degree of vehemence, vindictiveness and volume of criticism creates a very unhealthy setting for all who hope to thrive in this land. Why can't there be more love and kindness in the way we regard people? Why the necessity to put others down? Is gentleness perceived by some to be a sign of weakness?

If only there is more tolerance and forgiveness in our land not forgetting a willingness to come together and reason.

Here's a story (author unknown) about how simple acts can bless others. Happy reading and have a pleasant evening.

________________________


A little boy wanted to meet God. He knew it was a long trip to where God lived, so he packed his suitcase with Twinkies and a six-pack of Root Beer and he started his journey.


When he had gone about three blocks, he met an elderly man. The man was sitting in the park just feeding some pigeons.

The boy sat down next to him and opened his suitcase. He was about to take a drink from his root beer when he noticed that the man looked hungry, so he offered him a Twinkie.

The man gratefully accepted it and smiled at boy. His smile was so pleasant that the boy wanted to see it again, so he offered him a root beer.

Again, the man smiled at him. The boy was delighted! They sat there all afternoon eating and smiling, but they never said a word.

As it grew dark, the boy realized how tired he was and he got up to leave, but before he had gone more than a few steps, he turned around, ran back to the man, and gave him a hug. The man gave him his biggest smile ever.

When the boy opened the door to his own house a short time later, his mother was surprised by the look of joy on his face. She asked him, "What did you do today that made you so happy?

"He replied, "I had lunch with God." But before his mother could respond, he added, "You know what? God's got the most beautiful smile I've ever seen!"

Meanwhile, the elderly man, also radiant with joy, returned to his home. His son was stunned by the look of peace on his face and he asked," Dad, what did you do today that made you so happy?"

He replied, "I ate Twinkies in the park with God." However, before his son responded, he added," You know, he's much younger than I expected."

People come into our lives for a reason, a season, or a lifetime.
Embrace all equally!


Parents, don't dress your girls like tramps: Push-up bras & thongs for girls?!

Posted: 05 May 2011 02:50 AM PDT

Parents, don't dress your girls like tramps

Read the above Opinion by someone who thinks that parents should call the shots over what's appropriate for their young children to wear.


2010年沙石税收破千万,雪州民联州政府再创佳绩!

Posted: 05 May 2011 02:32 AM PDT

雪州政府在2010年从沙石采矿所获得各项税收(Royalti)打破1千万令吉。这个成绩更是5年以来最佳的记录。 这是州政府在2011年第一届州议会针对我的口头问答所作出的书面答复。我在书面问题中要求州政府提供沙石采矿方面所获得的税收,以及州政府如何运用这些税收发展雪州。我也要求州政府解释为何州内的沙石价格比毗邻州属更贵?在2006年,国阵执掌的雪州政府只从沙石税收获取437万令吉。2007年则是459万令吉。当民联于2008年执政雪州之后,沙石税收开始上扬至712万令吉。虽然在2009年微跌至529万令吉,但是2010年却无的突破,获税1098万令吉。这证明雪州政府在民联的领导下成功扭转乾坤,让过去被业者喻为黑石生意的沙石采矿成功为雪州政府带来可观的收入。这反映雪州民联政府的清廉政策,让州政府的沙石税收连年增长。州政府也罢这些款项转为提供更多和加强现有的惠民计划,让雪州各族人民受惠。


TGNA: Dunia Lebih Aman Tanpa UMNO-BN Berbanding Tanpa Osama

Posted: 05 May 2011 03:19 AM PDT

Menteri Besar Kelantan Tuan Guru Dato' Nik Abdul Aziz Nik Mat menegaskan bahawa dalam konteks Malaysia, dunia lebih aman tanpa Umno-Barisan Nasional (BN).

"Kalau tak ada Umno dan BN, dunia akan lebih aman berbanding kematian Osama (ben Laden)," kata beliau kepada pemberita dipejabatnya di sini kelmarin.

Ujar beliau, "Umno tolak Islam, sedangkan kita orang Islam perlu membela agama Islam. Tetapi Umno suka apabila ada orang Islam mati dibunuh musuh Islam.

"Tidak timbul soal pengganas dalam hal kematian Osama. Sepatutnya kita berdoa sekiranya mengetahui ada orang Islam meninggal dunia," kata beliau yang Mursyidul Am PAS.

Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak, dalam reaksi spontan ekoran terbunuhnya Osama dilaporkan menyebut dunia akan lebih aman, selamat dan adil berikutan kematian Osama.

Kata Nik Aziz, sekiranya Osama benar-benar dibunuh seperti diumumkan oleh Presiden Amerika Syarikat, Barrack Husain Obama, beliau mendoakan rahmat Allah ke atas rohnya dan keampunan Allah swt buat Osama.

"Sebesar mana pun kesalahan seorang Muslim, jika ia mati dalam agamanya Islam, keampunan terhadapnya harus dipohon oleh saudara Muslim yang lain.

"Adapun keterlibatan Osama dengan keganasan, saya serahkan kepada Allah kerana ia masih belum terbukti melainkan melalui propaganda yang dipelopori oleh Barat," terang beliau. -FMT




Janson enjoys watching Peppa Pig. He got his Peppa Pig birthday cake! ;)

Posted: 05 May 2011 02:00 AM PDT


Videos shot using Sony Ericsson xperia x10 mini pro.


Click here to see the cake!



This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

PAS Tidak Angkuh, Tetapi UMNO Terlalu Zalim, Dulu Kini Dan Selamanya

Posted: 05 May 2011 01:22 AM PDT

Siapa Pengkhianat Islam? Oleh Nasrudin Hassan at Tantawi

1. Mereka yang menghalang penyatuan UMNO dan PAS digelar pengkhianat Islam oleh Mufti Perlis. Sekilas pandang, siapa jua yang menghalang usaha penyatuan adalah pengkhianat. Justeru penyatuan secara asasnya adalah suci malah dituntut.

Tiada siapa yang mahu berpecah dan berpisah tanpa sebarang sebab atau alasan yang kukuh. Tetapi apabila bercakap soal penyatuan antara PAS dan UMNO, saya sarankan sohibus samahah Mufti Perlis mengkaji terlebih dahulu secara mendalam dan teliti.

2. Antara PAS dan UMNO jangan hanya dilihat pada bangsa dan warna kulit semata - mata lalu disogok agenda penyatuan bangsa melayu. Sebaliknya perlu dilihat bagaimana pula sikap kedua - dua parti melayu itu [PAS dan UMNO] terhadap Islam. Sikap terhadap Islam dan bagaimana mereka menanggapi Islam adalah kayu ukur yang paling penting untuk bercakap soal penyatuan antara kedua parti ini.

3. Sungguhpun Islam menggalakkan malah menyuruh supaya ummatnya bersatu padu, namun Islam meletakkan syarat serta garis panduan yang jelas bagaimana penyatuan itu wajar dilakukan atau sebaliknya. Antaranya Firman Allah yang bermaksud :

Wahai orang - orang yang beriman, bertaqwalah kamu dengan sebenar - benar taqwa dan jangan kamu mati melainkan kamu tunduk menyerah diri kepada Allah swt. dan berpegang teguhlah kamu dengan Tali Allah dan jangan sekali - kali kamu berpecah belah dan ingatlah nikmat Allah ke atas kamu ketika dulunya kamu saling bermusuhan maka Allah telah menyatukan hati - hati kamu, lalu dengan nikmat Allah itu kamu bersaudara sedang kamu telah berada di jurang api neraka, lantas Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah dijelaskan oleh Allah kepada kamu ayat - ayatNya, mudah - mudahan kamu beroleh petunjuk.

Surah Aali Imran 103

4. Ayat di atas jelas meletakkan syarat utama untuk tidak berpecah belah ialah berpegang teguh dengan Tali Allah iaitu Al Quran atau Al Islam bukan bangsa atau warna kulit jauh sekali harta benda, pengaruh dan pangkat. Lantaran penyatuan manusia adalah melibatkan penyatuan hati dan hati tidak boleh dijinakkan dengan harta benda dunia. Firman Allah swt yang bermaksud :

Dialah [Allah] yang telah menyatukan antara hati - hati mereka. sekiranya engkau membelanjakan keseluruhan apa yang ada di atas muka bumi ini, nescaya engkau tidak boleh menyatukan hati - hati mereka akan tetapi Allah swt telah menyatukan antara mereka sesungguhnya Ia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Surah al Anfaal 63

5. Islam adalah asas penyatuan. Tanpa Islam bagaimana mungkin penyatuan itu boleh direalisasikan. Sementara kebajikan dan taqwa pula menjadi objektif utama kepada penyatuan yang dianjurkan oleh syariah. Firman Allah swt yang bermaksud :

dan bertolong bantulah kamu dalam perkara yang membawa kepada kebajikan dan taqwa dan jangan kamu bertolong bantu dalam perkara yang mengundang dosa dan permusuhan. Bertaqwalah kepada Allah swt sesungguhnya balasan Allah sangat dahsyat.

Surah al Maaidah 2

6. Ayat di atas pula bukan sahaja menyuruh kita bertolong bantu, bekerja sama dan bersatu padu untuk melakukan amal kebajikan dan bertaqwa kepada Allah [ dengan melaksanakan apa yang diperintah oleh Allah swt dan meninggalkan apa jua yang telah dilarang oleh Allah swt.] tetapi nas di atas juga melarang sebarang kerjasama dan penyatuan yang menumbuhkan bibit dosa serta menyuburkan permusuhan sesama ummat manusia.

7. Penyatuan antara PAS dan UMNO mesti disokong malah wajib diusahakan jika ianya berteraskan Islam dan berobjektifkan taqwa kepada Allah swt. Pengusahanya dijulang dan penyokongnya dialu - alukan. Sementara penentangnya adalah jahat dan pengkhianat.

8. Sebaliknya penyatuan antara PAS dan UMNO tidak boleh dilaksanakan jika ianya tidak diasaskan kepada Islam dan pula berobjektifkan dosa kepada Allah swt. Pengusahanya dilarang dan penyokongnya pula sia - sia. Sementara penentangnya pula adalah hebat dan berwibawa.

9. Bahkan kerjasama yang disertai PAS bersama Pakatan Rakyat adalah kerana Islam dan ianya dilandaskan di atas konsep Tahaaluf Siasi [kerjasama politik] untuk menumbangkan kerajaan Barisan Nasional guna menamatkan siri penyelewengan, penyalahgunaan kuasa, rasuah, kezaliman, penindasan yang dilakukan oleh Barisan Nasional sejak lebih 50 tahun yang lalu.

10. Tanpa perlu membuang masa lagi, saya mengundang UMNO meninggalkan Barisan Nasional dan meninggalkan segala perbuatan mungkar demi masa depan agama, rakyat dan negara. Ayuh kita bersatu dan bersama dengan Pakatan Rakyat untuk membina masa depan dan peradaban baru yang lebih dinamis, jauh dari pengaruh mungkar yang dimurkai oleh Allah swt. Pengusaha yang gigih untuk menamatkan siri keangkuhan kuasa dan sombong dengan dosa yang dilakukan oleh mereka adalah pejuang sementara Penentang usaha inilah pengkhianat Islam !



Mufti Perlis kecewa 'keangkuhan' PAS

Mufti Perlis Dr Juanda Jaya menyatakan kekecewaannya terhadap sikap PAS yang disifatkannya "terlalu angkuh" untuk menerima ajakan Umno untuk duduk semeja.

Katanya, PAS tetap menolaknya walaupun Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak sendiri tampil membuat pelawaan itu secara terbuka.

"(Saya) kecewa dengan PAS terlalu angkuh nak terima ajakan Umno hendak duduk semeja. Najib sudah jelaskan jemputan (secara) terbuka.

"PAS parti besar, (mereka) tidak patut tenggelam dalam nostalgia dan emosi lama," katanya.

Melalui SMS kepada Malaysiakini daripada Arab Saudi semalam, Mufti termuda di Malaysia itu juga berkata golongan ulama bersedia menjadi pemudahcara dalam program pertemuan kedua-dua parti Melayu terbesar itu.

Utusan Malaysia semalam melaporkan di muka depan, Dr Juanda menyifatkan pihak yang menentang penyatuan antara Umno dan PAS sebagai pengkhianat Islam dan boleh dianggap pendukung fikrah Khawarij yang amat bencikan kesatuan.

Beliau dilaporkan berkata, penyatuan kedua-dua parti itu sebenarnya wajib, khususnya untuk kekuatan Islam.

Menjelaskan lanjut kepada Malaysiakini pada hari yang sama, Dr Juanda menjelaskan gesaan penyatuan yang diutarakannya bukanlah bermaksud kedua-duanya perlu bergabung sebagai satu parti.

Sebaliknya, menurut Juanda, ia merupakan penyatuan dalam erti kata kerjasama dalam urusan kepentingan Islam dan negara, antaranya dengan kurang memaki sesama sendiri dan kurang politiking.

Najib pada 30 April lalu ini berkata, walaupun PAS enggan menyertai Umno dan BN, parti Islam itu patut keluar Pakatan rakyat kerana rakan mereka DAP tidak pernah memperjuangkan Islam.

Kenyataan yang dianggap sebagai pelawaan itu bagaimanapun ditolak keras pelbagai pemimpin kanan PAS, termasuk oleh Mursyidul Am Datuk Nik Aziz Nik Mat dan Presiden Datuk Seri Abdul Hadi Awang.-mk


Ulasan GB

Orang yang melihat PAS dari luar cepat untuk menyatakan PAS angkuh, sedangkan penderitaan yang dilalui PAS sekian lama hasil dari kezaliman UMNO yang mengaku Islam tidak pernahkah diambilkira.

Banyak kezaliman UMNO yang jika ingin didedahkan disini, maka ruangan blog GB ini tidak mempunyai ruang cukup untuknya, namun kenyataan Ahli Parlimen Jerai boleh menjawab tuduhan Mufti Perlis tersebut:

Dewan Pemuda PAS Pusat (DPPP) menyifatkan tindakan Umno yang mempelawa PAS keluar daripada Pakatan Rakyat (PR) dan duduk bersama dengan BN sebagai tindakan tersepit dan terdesak.

Pengarah Pilihan raya DPPP, Mohd Firdaus Jaafar berkata, Umno kini ibarat 'orang hampir lemas yang cuba berpaut pada apa sahaja' sedangkan mereka selama ini yang memburukkan PAS di mata masyarakat dengan pelbagai tuduhan hodoh dan menghinakan.

Selama ini, katanya mereka sombong dengan menganggap mereka sahaja parti terbaik untuk kaum Melayu dan PAS adalah sebuah parti yang sesat serta tidak mempunyai masa depan.


Beliau yang juga ahli Parlimen Jerai menambah, perlu dingat bahawa selama puluhan tahun Umno hidup dengan membuli dan mengganyang musuh politik mereka.

Menurutnya, PAS dan lain-lain parti pembangkang tidak pernah diberikan hak dalam pentas demokrasi yang sebenar.


Bahkan, ujarnya hampir setiap hari media massa milik mereka memburukkan pemimpin PAS dan PR.

Selain itu, katanya hampir seluruh jentera kerajaan dipergunakan semaksima mungkin dalam memastikan pembangkang khususnya PAS terus jatuh terduduk dalam setiap pilihan raya umum dan kecil.

"Apakah dalam keadaan demikian, Umno masih terhegeh-hegeh mencari simpati PAS?" soalnya.

Tegasnya, DPPP mengingatkan bahawa PAS telah melalui pelbagai mehnah dan tribulasi sepanjang jalan perjuangan mereka dalam pentas politik di Malaysia, bukan sekadar ugutan dan fitnah, bahkan pemimpin PAS pernah dikenakan ISA, dipenjara, bahkan dibunuh.

Ini semua, jelasnya dilakukan oleh pemimpin Umno yang kononnya mahu memperjuangkan bangsa Melayu.


Beliau menambah, masih segar dalam ingatan bagaimana tindakan Umno terhadap kerajaan Terengganu yang majoritinya bangsa melayu pada tahun 1999-2004 apabila dinafikan royalti petroleum hanya kerana mereka diperintah oleh PAS.

Begitu juga, ujarnya nasib yang sama diterima oleh Kerajaan PAS Kelantan yang sehingga ke hari ini terpaksa memperjuangkan hak untuk mendapatkan royalti petroleum di mahkamah.

Menurutnya lagi, sejarah juga membuktikan bahawa PAS tidak pernah mengkhianati hak orang melayu sebaliknya Umnolah yang menjadi petualang dalam menghakis hak keistimewaan orang melayu.

"Apakah kita lupa bahawa biasiswa telah digantikan dengan PTPTN, bagaimana bantuan sekolah agama rakyat ditarik?" tanya beliau.

Beliau turut mempersoalkan ke mana perginya saham bumiputera yang bernilai 52 bilion.

Ini, katanya semua berlaku kerana Umno sememangnya tidak pernah memikirkan bagaimana mahu membantu orang melayu sebaliknya menyalahgunakan kuasa yang di amanahkan dengan mengaut keuntungan peribadi.

Tambahnya tindakan mempelawa PAS ini menjelaskan kepada semua bahawa sebenarnya sokongan orang Melayu kepada Umno sudah semakin terhakis.

"PAS pula dilihat sebagai pengganti yang sesuai bagi orang Melayu, lebih-lebih lagi dengan budaya politik kotor dan keji yang mereka amalkan seperti video lucah seperti yang dipaparkan sekarang," katanya.

Tegasnya, orang Melayu sudah semakin meluat dengan politik 'Machiavelli' Umno sehingga sanggup mengenepikan syariat Islam.

DPPP juga, katanya melihat tindakan Presiden Umno yang mempelawa PAS keluar daripada PR dan bersama dengan BN sebagai helah politik semata-mata demi untuk menimbulkan rasa kurang senang dikalangan rakan-rakan di dalam PR.

"Dan ini juga merupakan jalan terakhir untuk menyelamatkan sisa-sisa riwayat Umno yang semakin menghampiri penghujungnya.

"PAS tidak sesekali akan terpedaya dengan umpan Umno sehinggalah akhirnya Pakatan Rakyat memenangi PRU ke 13," tegasnya.




50 parking lots in TTDI vanish overnight

Posted: 04 May 2011 11:42 PM PDT

TTDI residents and visitors want City Hall to explain why 50 public parking lots in Jalan Tun Mohd Fuad 4 have been converted into a no-parking zone. — Picture by Hasriyasyah Sabudin
Source: http://www.nst.com.my/nst/articles/gottdiv3/Article (Veena Babulal, 1/5/2011)
Residents of and visitors to Taman Tun Dr Ismail (TTDI) are puzzled by the disappearance of 50 public parking bays in Jalan Tun Mohd Fuad 4. They say the bays on the road opposite the high-rise Sinaran TTDI condominium vanished last week.
T
o solve the mystery of the missing bays, Streets went on a check last Friday. It was revealed that the lines marking the individual bays had been tarred over and a yellow line, stretching the length of the road, had been painted on to indicate no-parking. However, a City Hall parking ticket dispenser was still standing, as was the signboard indicating the site as public parking space. The change was apparently unknown to some drivers, including foreigners, who parked there and even dutifully placed parking coupons on their dashboards.
C
.Y. Sia, is among those unaware of the change. During a visit to TTDI last week, he parked there, thinking it was a legal parking spot -- and was issued with a summons. Sia, a retiree who lives inBandar Utama, said: "There are limited parking bays in the area. Private parking lots here are expensive, costing RM2 an hour, while City Hall lot rates are only 50 sen an hour."
TTDI resident Ng Ah Hooi wants to know how the parking bays were removed without the residents' knowledge. "Neither the residents nor the public were informed, it is as though it happened overnight," he said. The businessman in his 50s lives in Jalan Rahim Kajai and drives to Jalan Tun Mohd Fuad 4 daily to run errands. He said the parking bays were needed in the traffic-congested area. "If legal parking space is not available, motorists will have no choice but to park their vehicles indiscriminately or illegally, which will worsen the congestion here. "This area is high-density, with many high-rise condominiums, offices and a market. "People will start parking on double lines and dividers, and we could end up like our 'neighbours' in Uptown, Damansara Utama, who are facing serious parking problems," he said.
Another TTDI resident J.K.T. Hin, 64, said City Hall should focus instead on Jalan Aminuddin Baki, which is plagued by indiscriminate parking. "Why hasn't City Hall done anything about the haphazard parking problem in Jalan Aminuddin Baki and Lorong Rahim Kajai 14? "It should consider putting up no-parking and towing-zone signboards, especially inJalan Aminuddin Baki, which is a double-parking hot spot," said the retiree.
M
eanwhile, Segambut MP Lim Lip Eng has called for an explanation from City Hall. He said he had sent an official letter to KL Mayor Datuk Seri Ahmad Fuad Ismail on April 27. His service centre has been flooded by complaints on the matter in the the past week. He said he received an average of 20 complaints daily from visitors to the commercial district who had been issued with summonses for parking in Jalan Tun Mohd Fuad 4. "It is possible that the developer of Sinaran TTDI could have removed the bays without City Hall's consent," Lim said. "If it has received City Hall's consent, however, the road, which is a public road, has to be re-gazetted. "The re-gazettement process takes a minimum of six months. The authorities would have to table the proposal in Parliament, get feedback from the public, go back to Parliament to get a vote, and get the King's consent. After all that is done, they would have to officially inform the public of the change in the newpapers," he said.
UDA Holdings Bhd, the developer of Sinaran TTDI, was unavailable for comment at press time.
Related news: Case of missing parking bays http://thestar.com.my/metro


Isteri Dikelar Suami Ditikam Di Bilik Tidur

Posted: 05 May 2011 12:00 AM PDT

Orang surau' dibunuh kejam

BENTONG: Sepasang warga emas mati dibunuh secara kejam apabila suami ditemui berlumuran darah berhampiran tandas rumahnya dengan kesan tikaman di perut dan dada manakala isterinya terlentang di tepi katil dalam keadaan leher dikelar.

Mayat Mohammad Yusof@Abdul Rashid Samah, 71, dan Timah@Fatimah Pachu, 68, ditemui di rumah mereka di Kampung Gementi, di sini, kira-kira jam 1 pagi semalam oleh jiran yang kemudian membuat laporan polis. Terdahulu jiran terbabit terdengar jeritan dan pergelutan di rumah mangsa.

Ketika kejadian, hanya pasangan warga emas itu berada dalam rumah kerana empat anak mereka tinggal berasingan, termasuk di Kuala Lumpur.

SERIUS... Narenasegaran bercakap dengan sanak saudara mangsa di pekarangan rumah mangsa, semalam.

Ketua Jabatan Siasatan Jenayah negeri, Senior Asisten Komisisoner T Narenasegaran, berkata sejurus polis tiba di tempat kejadian, mayat kedua-dua mangsa ditemui berasingan di bilik tidur tingkat atas rumah dua tingkat milik mereka.

Menurutnya, polis percaya pembunuhan pasangan itu bukan bermotifkan samun kerana barangan berharga mangsa tidak dicuri.


Kontraktor, isteri mati dikelar ketika tidur


KUANTAN: Pasangan suami isteri warga emas ditemui mati dibunuh dengan kesan tikaman dan dikelar leher di Kampung Gementi, dekat Bentong awal pagi semalam.

Mayat Muhamad Yusof@ Abdul Rashid Samah, 71, seorang kontraktor ditemui terlentang di tepi pintu tandas bilik tidur, manakala isterinya, Timah @ Fatimah Pachu, 68, terbaring di tepi katil kira-kira jam 1 pagi.

Ketua Jabatan Siasatan Jenayah negeri, Senior Asisten Komisioner T Narenasegaran, berkata ketika kejadian pasangan berusia 71 tahun dan 68 tahun itu tinggal berdua dipercayai sedang tidur di bilik tidur utama di tingkat atas rumah dua tingkat.

Beliau berkata, polis bergegas ke lokasi kejadian selepas dihubungi penduduk yang terdengar bunyi bising dan jeritan kuat dari rumah mangsa.

"Mangsa dipercayai dibunuh menggunakan pisau namun polis masih mengesan senjata yang digunakan.

"Siasatan awal, polis hanya menemui sebatang cangkul dalam rumah terbabit yang dipercayai turut digunakan untuk mencederakan pasangan berkenaan," katanya ketika dihubungi, di sini, semalam.

Narenasegaran berkata, polis menolak kemungkinan mangsa disamun berikutan siasatan mendapati tiada kesan rumah di pecah masuk.

"Semua barang berharga milik mangsa, termasuk selaras senapang tidak hilang atau dilarikan suspek.

"Justeru, kita percaya kejadian membabitkan seorang suspek yang dikenali mangsa," katanya.

Beliau berkata, mayat mangsa dibawa ke Hospital Bentong untuk bedah siasat dan empat anak mangsa yang tinggal di Kuala Lumpur juga sudah dimaklumkan berhubung kejadian terbabit.

"Siasatan lanjut dilakukan mengikut Seksyen 302 Kanun Keseksaan dan polis masih mengenal pasti motif pembunuhan terbabit," katanya.

Sementara itu, Ketua Kampung Gementi, Zulkifli Kilau, 69, berkata Muhamad adalah timbalan pengerusi surau di kampung berkenaan dan antara orang yang dihormati penduduk.

Beliau terkejut apabila mendapat tahu kejadian menimpa arwah kerana kami agak rapat dan tinggal berdekatan. -BH



Suami isteri dibunuh di bilik tidur

POLIS mengusung mayat salah seorang mangsa bunuh yang ditemui mati di bilik utama rumah dua tingkat.

BENTONG - Seorang kontraktor dan isterinya ditemui mati dibunuh dipercayai menggunakan cangkul dan objek tajam di rumah mereka di Kampung Gemeti dekat sini semalam.

Ketua Jabatan Siasatan Jenayah Pahang, Senior Asisten Komisioner T. Narenasegaran berkata, Mohammad Yusof @ Abdul Rashid Samang, 71, ditemui mati dengan kesan tikaman di dada dan perut manakala isterinya, Timah @ Fatimah Pachu, 68, mengalami kecederaan di tengkuk.

Menurut beliau, mayat pasangan warga emas itu ditemui pada pukul 1.30 pagi dalam bilik tidur utama di tingkat atas rumah dua tingkat itu selepas polis menerima laporan orang awam pada pukul 1.30 pagi yang mengadu terdengar bunyi bising dan laungan kuat dari rumah mangsa.

"Jiran mangsa juga mendakwa semasa kejadian rumah pasangan warga emas itu gelap kerana lampu dipadamkan sebelum memberitahu ada terdengar bunyi seseorang sedang melarikan diri di belakang rumah mangsa," kata beliau kepada pemberita di sini semalam.

Narenasegaran memberitahu, Mohammad Yusof ditemui terlentang di tepi pintu tandas bilik tidur itu manakala isterinya ditemui di bahagian tepi bawah katil dalam keadaan terbaring. -kosmo



No comments: